Ulasan

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang
Adrian Khalif, Aqeela Calista dan Fattah Syach dalam MV "2001x". (E-Motion Entertainment)

Adrian Khalif merilis single 2001x pada 22 Mei 2026. Sebelum resmi dirilis, potongan lagunya sudah ramai digunakan di TikTok dan masuk kategori Popular. Lagu ini kemudian semakin mendapat perhatian setelah dirilis di berbagai platform musik.

Lewat 2001x, Adrian Khalif bercerita tentang hubungan yang diwarnai pertengkaran, rasa kesal, rindu, dan keinginan untuk kembali akur. Lewat lirik yang ringan dan sedikit jenaka, lagu ini bercerita tentang pasangan yang sering berselisih tetapi tetap ingin kembali akur.

Di bait pertama, Adrian langsung menggambarkan perasaan yang serba berubah dalam hubungan tersebut.

“Mengapa sepi tanpa kau di sini? / Tapi tiap bertemu naik darahku lagi / Semenit menyenangkan, semenit menyebalkan / Katanya ini namanya cinta”

Saat berjauhan, kehadiran orang tersebut terasa dirindukan. Namun ketika bertemu, malah muncul rasa kesal.

Memasuki bagian pre-chorus, rasa sayang mulai lebih kelihatan meski keduanya sedang berselisih.

“Sebenci-benci hati ini / Tapi tak ada orang lain / Paling kusayang satu bumi”

Rasa marah tidak membuat kasih sayang itu hilang. Di tengah kekesalan, tetap ada satu orang yang paling disayang dan sulit digantikan.

Lalu chorus menjadi bagian yang paling kuat di lagu ini.

“Biar dua ribu kali kita bertengkar / Tapi yang penting kau balik baik lagi / Biarpun dua ribu kali kau aku berkelahi / Janji akur lagi 2001x”

Angka 2001x seolah menunjukkan betapa seringnya mereka bertengkar. Namun, setelah semua emosi itu, yang diharapkan tetap sama, yaitu kembali baik. Sebanyak apa pun masalah yang muncul, mereka masih ingin mengakhiri pertengkaran dengan berdamai.

Masuk ke bait berikutnya, masalah yang muncul dan sedikit menggelitik.

“Kutanya ‘Terserah’, tak kutanya kau marah / Kadang bernafas saja ku salah”

Satu perkataan saja bisa mengubah suasana. Lirik “kadang bernafas saja ku salah” menunjukkan rasa kesal ketika apa pun yang dilakukan justru selalu salah di mata pasangan.

Pada bait selanjutnya, pertengkaran mereka semakin rumit.

“Kutepuk tangan, manis depan orang meledak di belakang / Aku jadi kambing hitamnya / Andai kata saja ku bisa hilang”

Di depan orang lain, mereka masih bisa terlihat baik-baik saja. Namun, ketika sudah berdua, masalah kembali muncul. Rasa kesal yang sudah menumpuk membuat salah satu pihak sampai ingin menghilang dari situasi tersebut.

Setelah pertengkaran berlangsung, bridge membawa suasana lagu menjadi lembut.

“Mana senyumnya? Sudah cukup marahnya / Tak baik lama-lama sudah setengah hari kita tak bicara”

Setengah hari tidak saling bicara ternyata sudah membuat suasana jadi tidak nyaman. Ada keinginan untuk berhenti marah dan kembali melihat senyum pasangan.

Perasaan itu semakin jelas pada lanjutan bridge.

“Jujur diam-diam kau merindukanku / Bohong tak kurang tanpa orang yang paling kusayang satu bumi”

Meski masih sama-sama diam, rasa rindu mulai muncul. Setelah marah cukup lama, keberadaan satu sama lain tetap terasa penting.

Pada bagian penutup, lagu kembali membawa pesan yang sama seperti chorus.

“Kita bertengkar, tapi / Selama kau balik semua baik-baik / Kau aku berkelahi / Janji akur lagi 2001x”

Setelah berbagai pertengkaran dan salah paham, yang diinginkan tetap sama: kembali baik dan akur. Lagu 2001x menceritakan hubungan yang penuh emosi, tapi rasa sayang membuat dua orang di dalamnya masih mau memperbaiki keadaan.

Lagu 2001x ini menurutku definisi nyata dari kalimat "benci tapi cinta" yang dikemas super asyik. Pas pertama kali denger judulnya, mungkin kita bakal ngira ini lagu fiksi ilmiah atau apa, tapi ternyata ceritanya malah dekat banget sama keseharian kita yang penuh drama tarik-ulur ego.

Di bagian awal lagu, suasananya langsung terasa jujur banget. Bagian ini menggambarkan kontradiksi perasaan yang sering kita alami: pas lagi jauhan rasanya sepi dan kangen, tapi giliran udah ketemu, ada aja hal kecil yang bikin berantem.

Nah, keindahan dan kekuatan utama dari lagu ini menurutku ada di bagian chorus-nya. Di situlah teka-teki judul 2001x akhirnya terjawab dengan manis. Maknanya ternyata sesederhana dan sedalam itu. Lagu ini mau bilang kalau hubungan yang kuat itu bukan yang mulus tanpa konflik, melainkan tentang seberapa besar komitmen kita untuk selalu memilih berbaikan.

Hal yang bikin lagu ini terasa relatable banget adalah karena dinamika ini nggak cuma berlaku buat pacaran aja. Rasa kesal tapi sayang ini sering kita alamin sama sahabat dekat atau bahkan keluarga sendiri. Kita bisa dibuat gemas oleh sikap mereka, tapi di akhir hari, kita sadar nggak mau kehilangan mereka.

Selain itu, pembawaannya bener-bener fresh dan santai. Adrian Khalif membawakan lagu ini dengan warna vokal R&B-nya yang khas, tapi tetap ringan dan punya groove yang enak banget buat dinikmati sambil santai.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda