Ulasan

He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri

He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri
Drama Korea He Is Psychometric (iqiyi)

He Is Psychometric menawarkan premis yang cukup unik lewat Lee Ahn, seorang pemuda yang memiliki kekuatan psikometri. Hanya dengan menyentuh seseorang atau benda, ia dapat melihat potongan ingatan yang tersimpan di dalamnya. Kemampuan tersebut menjadi bekal Lee Ahn untuk membantu mengungkap berbagai misteri dan rahasia yang sulit ditemukan melalui penyelidikan biasa.

Namun, kemampuan membaca ingatan tidak otomatis membuat Lee Ahn mudah menemukan kebenaran. Ia masih harus memahami potongan kejadian yang dilihatnya dan menghubungkannya dengan berbagai petunjuk.

Perlahan, kemampuan psikometri Lee Ahn membawa keduanya pada rangkaian misteri dan kasus kejahatan yang saling berkaitan. Lantas, seberapa menarik perpaduan kekuatan psikometri dan misteri kejahatan yang ditawarkan drama ini? Simak ulasan lengkapnya.

Porsi Kekuatan Psikometri yang Tidak Sekadar Gimmick

Cerita He Is Psychometric berpusat pada Lee Ahn (Jin Young), pemuda yang mendapatkan kemampuan psikometri setelah mengalami sebuah tragedi ketika masih kecil. Sejak saat itu, ia dapat melihat ingatan seseorang atau kejadian yang pernah terjadi pada sebuah benda hanya dengan menyentuhnya.

Kemampuan tersebut membuat Lee Ahn punya cara yang tidak biasa untuk mencari tahu sesuatu, meski pada awalnya ia belum benar-benar bisa mengendalikan apa yang dilihatnya.

Alih-alih langsung menjadi sosok yang ahli menggunakan kekuatan tersebut, Lee Ahn justru digambarkan sebagai pemuda yang cukup ceroboh dan kurang pintar dalam urusan akademis. Ia memang punya kemampuan membaca ingatan, tetapi sering kesulitan memahami makna di balik potongan-potongan yang muncul.

Kemampuan itu kemudian membawa Lee Ahn semakin dekat dengan berbagai kasus kejahatan. Ia dapat melihat kejadian yang sudah berlalu, tetapi tetap perlu mencari hubungan antara satu ingatan dan petunjuk lainnya.

Menurut saya, kekuatan psikometri menjadi salah satu elemen yang membuat He Is Psychometric punya identitas sendiri. Kemampuan supernatural tersebut tidak sekadar ditempelkan pada cerita kriminal, tetapi benar-benar digunakan untuk menggerakkan alur.

Misterinya Dibangun dari Masa Lalu Para Karakter

Cerita kemudian berkembang melalui pertemuan Lee Ahn dengan Yoon Jae In (Shin Ye Eun), perempuan yang menyimpan luka masa lalu. Keduanya perlahan terlibat dalam penyelidikan yang membawa mereka kembali pada sebuah tragedi kebakaran apartemen. Peristiwa tersebut ternyata menjadi benang merah yang menghubungkan kehidupan beberapa karakter utama.

Ada tiga karakter yang saling terhubung di sini, yaitu Lee Ahn, Jae In, dan Kang Sung Mo (Kim Kwon). Kang Sung Mo sendiri menarik perhatian karena karakternya tidak mudah dibaca. Ia memiliki kedekatan dengan Lee Ahn sekaligus menyimpan sisi lain yang menjadi misteri.

Daya tarik drama ini bukan hanya terletak pada plot twist. Drama ini juga cukup konsisten menyebarkan petunjuk secara bertahap sehingga penonton memiliki kesempatan untuk mengikuti perkembangannya.

Beberapa jawaban memang baru terasa jelas setelah cerita berjalan cukup jauh, tetapi justru proses menghubungkan satu kejadian dengan kejadian lain yang membuat He Is Psychometric tetap punya alasan untuk terus ditonton.

Perpaduan Genre yang Membuat Cerita Tidak Berat Sebelah

Selain misteri dan kriminal, drama ini juga memasukkan romansa dan komedi ke dalam ceritanya. Lee Ahn yang ceroboh membuat beberapa adegan terasa lucu dan ringan ditonton, sedangkan hubungan dengan Jae In memberikan sisi yang lebih hangat.

Perubahan suasana dari komedi, romansa, lalu kembali ke kasus kriminal memang menjadi salah satu ciri khas drama ini. Bagi saya, perpindahan tersebut membuat He Is Psychometric terasa lebih mudah untuk diikuti.

Secara keseluruhan, drama ini cukup solid dalam menggabungkan kekuatan psikometri dengan cerita kriminal yang berangkat dari trauma dan rahasia masa lalu. Premis supernaturalnya punya fungsi yang jelas, misterinya berkembang melalui hubungan antarkarakter, sementara romansa dan komedi menjaga ceritanya tetap seimbang.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda