Artis penuh talenta Olga Syahputra memang telah bertahun-tahun meninggalkan dunia ini. Namun kebaikan dan kehangatan yang dimiliki oleh mendiang, hingga kini masih terekam jelas di hati orang-orang yang bersinggungan dengannya. Termasuk Ruben Onsu, salah satu sahabat almarhum yang memang dikenal dekat saat Olga masih hidup dulu.
Baru-baru ini, presenter kondang Ruben Onsu membagikan pengalamannya saat berjumpa dengan mendiang Olga Syahputra. Pengalaman tersebut diungkapkannya saat menjadi bintang tamu di Channel YouTube Eko Patrio TV yang tayang beberapa hari yang lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Ruben Onsu menceritakan tentang dirinya yang tengah berada di titik rendah hidupnya ketika harus terbaring lemah di ruang ICU sebuah rumah sakit. Semula, Ruben menceritakan tentang kondisinya kala berada di ruang ICU tersebut, hingga akhirnya menceritakan sebuah mimpi yang berkenaan dengan sahabatnya, Olga Syahputra.
BACA JUGA: Tepis Tudingan Bangkrut, Rizky Billar Saat Umroh Pakai Jaket Seharga Motor
"Di satu titik, elu akhirnya di satu titik akhirnya bikin surat wasiat," tanya Eko Patrio.
Mendapati pertanyaan tersebut, Ruben Onsu pun memberikan jawaban bijak dan berdoa, sehingga tak ada yang membuatnya panik.
"Justru pada saat itu, justru gua mimpinya ketemu, lagi jalan sama Olga," jawab Ruben.
"Oh, gitu?," respon Eko Patrio.
"Iya," Jawab Ruben.
"Pokoknya dari situ, dia ngobrol-ngobrol-ngobrol-ngobrol, pokoknya itu kejadiannya di rusun (rumah susun) deh," lanjutnya.
"Sesudah itu, dia mau ngajak elu?" Cecar Eko.
"Pokoknya gak tau kenapa, elu mimpi gitu kali ya, drunun-drunun gitu ya. Ngobrol, tapi situasinya di rusun" lanjut Ruben.
"Pergi nih kita, jalan. Pokoknya udah kayak orang mau pergi. Dia pakai celana orange-nya dia, jadi gua mandi duluan,"
"Pokoknya kita pergi, nah, habis pergi, makan ke tempat mie, langganan gua sama dia tuh, di daerah Tebet. Pokoknya ngobrol-ngobrol, bercanda-bercanda situasinya malam,"
"Nah, gua mau balik sama dia, diusir sama dia,"
""Gak usah, gua mau sendiri!" ucap Ruben menirukan sosok Olga yang ditemuinya dalam mimpi.
"Ih, nanti elu pulang sama siapa?,"
"Eeeh, gua mah udah bisa sendiri. Elu mah yang disono. Sono, sono, sono," cerita Ruben panjang lebar.
Pembicaraan antara Ruben dan Eko terjeda untuk beberapa saat, ketika pandangan Ruben menerawang dan mulai menitikkan air mata mengingat sahabatnya yang telah tiada tersebut.
"Di situasi itu, yang di ICU, buat gue, momen yang bahkan ya mungkin dia tahu karena itu mungkin pernah dia pernah lewati, fase di ruangan itu," lanjut Ruben sembari terisak.
"Jadi, dia suruh gue balik aja, jadi mungkin dia tahu, mungkin kangen aja. Jadi, dia suruh gue balik,"
"Mungkin dia tahu apa yang diperlukan gitu ya,"
"Jadi, kayak seger gitu ya,". "Kebangun, habis itu keinget lagi,"
"Kok tadi gua mimpi si Olga ya, mimpi si ini,"
"Gak kebayang ya kalau seandainya saya pada saat itu ikut dia ya. Gak tahu juga ya. Tapi, dia mati-matian (bilang) elu jangan!,"
"Itu dari jaman dulu udah pernah juga begitu. Jadi, gak pernah curiga gak pernah gimana. Saya kan kawatirnya dia baliknya sama siapa kan? Yasudah, kamu disana saja. Elu yang di sana, gua mau ke sono saja sendiri". lanjut pemilik geprek Bensu tersebut.
BACA JUGA: Popularitas Amanda Manopo dan Arya Saloka Meredup, Bagaimana Nasib Sinetron 'Ikatan Cinta'?
"Udah, habis itu bangun deh, makanya dari situ sorenya baru dipindah ke ruang rawat inap biasa," pungkas Ruben mengakhiri cerita mengenai mimpinya bertemu dengan mendiang Olga Syahputra.
Wawancara pun berlanjut, dan Eko Patrio kembali mengajak Ruben untuk bercanda untuk mengembalikan moodnya yang terkuras karena kesedihan pasca bercerita mengenai Olga Syahputra yang ditemuinya dalam mimpi.
Ternyata, persahabatan antara Ruben dan Olga masih tetap berlanjut ya, meskipun hanya terhubung lewat kenangan dan alam mimpi.
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Gedung Trans TV Digerebek Massa Demo, Tuntut Boikot Ruben Onsu
-
Kenapa Ruben Onsu Diboikot dan Didemo di Depan Gedung TV? Ternyata Ini Pemicunya
-
Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau: Tentang Rasa Sakit yang Tak Pernah Benar-benar Pergi
-
Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku
-
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka
Entertainment
-
Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
-
Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026
Terkini
-
Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk
-
Anti Lepek! 5 Rekomendasi Hair Powder Praktis agar Rambut Bervolume
-
Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?