Agensi Byeon Woo Seok baru-baru ini telah mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi kontroversi mengenai tindakan keamanan dari pengawal yang berlebihan.
Pada 12 Juli lalu, aktor 'Lovely Runner' tersebut berangkat dari Bandara Internasional Incheon untuk tur fan meeting 'SUMMER LETTER'. Setelah itu, komunitas online menyatakan ketidakpuasannya terhadap tingkat keamanan yang diberikan kepada Byeon Woo Seok di bandara.
Dalam video yang merekam situasi di lokasi, penjaga keamanan Byeon Woo Seok tampak menggunakan kilatan cahaya ke arah orang-orang di sekitar dan memblokir jalan meskipun tidak ada ancaman yang terlihat seperti orang-orang yang bergegas ke arahnya.
Sebagai tanggapan, agensi Byeon Woo Seok, VARO Entertainment, mengeluarkan permintaan maaf atas insiden tersebut.
"Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada pengguna bandara karena tindakan keamanan ketika artis kami berangkat dari Bandara Internasional Incheon pada tanggal 12 Juli," tutur VARO Entertainment seperti dikutip dari Soompi pada Senin (15/7/2024).
Mereka menambahkan, "Mengetahui adanya petugas keamanan yang menggunakan senter ke arah pengguna bandara, kami langsung memerintahkannya untuk menghentikan tindakan tersebut."
Lebih lanjut agensi menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab penuh secara moral atas segala ketidaknyamanan yang dialami selama proses keamanan.
Ke depannya, agensi akan melakukan pemeriksaan yang lebih menyeluruh dan lebih berhati-hati untuk mencegah ketidaknyamanan serupa terhadap pengguna bandara dan masyarakat.
Pada Minggu (14/7/2024), sebuah artikel berjudul, 'Pengaduan atas pelanggaran hak asasi manusia telah diajukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Korea mengenai kontroversi keamanan berlebihan Byun Woo Seok' muncul di komunitas online.
Penulis postingan tersebut melampirkan halaman situs web yang menunjukkan penyelesaian pengaduan perdata yang diajukan ke Komisi Nasional HAM Korea.
“Kontroversi mengenai keamanan berlebihan pada aktor Byun Woo Seok semakin meningkat. Menilai bahwa ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia berdasarkan Undang-Undang Hak Asasi Manusia, kami telah mengajukan pengaduan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Korea melalui Surat Kabar Nasional hari ini,” tulisnya.
Pengaduan tersebut dibuat menyusul video yang memperlihatkan pengawal Byeon Woo Seok mengarahkan senter ke penumpang biasa di bandara.
Mereka mengarahkan senter ke orang-orang di sana meskipun tidak ada yang mencoba mendekati Byun Woo Seok atau melakukan kontak fisik dengan aktor tersebut. Secara khusus, kritik semakin meningkat karena dilaporkan ada banyak anak-anak di bandara pada saat itu.
Bagaimana menurutmu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?
-
Ulasan Dear Hyeri: Saat Kepribadian Ganda Jadi Pelarian dari Realita
-
Jebakan Politik Belas Kasihan: Mengapa Orang Mudah Menangisi Pejabat?
-
BPS Catat Ekonomi Tumbuh 5,47%: Mengapa Dapur Rakyat Justru Makin Tercekik?
Artikel Terkait
-
Jadi MC di Fanmeeting Byeon Woo Seok, Indra Herlambang: Memang Seramah Itu
-
Byeon Woo Seok Terima Energi Positif dari Penggemar, Ini Kata Indra Herlambang
-
Bukan Cuma Lovely Runner, 3 Drama Korea Ini Buktikan Kemampuan Akting Byeon Woo Seok yang Memukau!
-
Byeon Woo Seok Terus Mendominasi Peringkat Reputasi Brand Aktor Bulan Juni
-
Dapat Sambutan Meriah di Taiwan, Byeon Woo Seok Buktikan Popularitas Global
Entertainment
-
Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video
-
Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis