Unggahan terbaru Denada di media sosial kembali mencuri perhatian publik. Dalam cuplikan video, Denada tampak berjalan di tengah keramaian kawasan kota Bangkok pada malam hari. Ia mengenakan gaun merah marun transparan yang langsung menyedot perhatian orang-orang di sekitarnya.
Wanita bernama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu bahkan beberapa kali berpose memancarkan aura glamor sekaligus seksi seolah sedang berada di atas panggung. Cahaya lampu jalan dan papan neon di sekitar lokasi turut memberi efek dramatis pada penampilannya.
“Buka berkah unlocking aura berrrrBAHAYAAA,” tulis Denada di kolom caption, dikutip pada Selasa (30/12/2025).
Sayangnya, unggahan Denada tersebut memantik komentar pedas dari para warganet. Beberapa di antaranya menyoroti penampilan dan gestur Denada yang dinilai terlalu berlebihan.
“Maksudnya apa sih dia skrg ini dgn pose nya dpt itu yg sexy jg meliuk liuk biar apa ya ?trus dia baca komenan di sini GK ya ?” umbar seorang warganet.
“Aduuuuuhhh...mbakk,yg pd liat kayany bkn terpesona ya apa cm perasaan sy aja.tp cara mereka memandang !!!???” tulis warganet lainnya bernada julid.
Kritik yang lebih keras juga muncul lewat komentar, “@official_denada_indonesia ngapain sih??? Udah tua, walau udah oplas sana sini tetep aja bikin perih mata....ga cocok. Cari profesi yg lain deh, yg lebih baik ga bikin malu anak kl dia liat sosmed”.
Ada pula warganet yang lebih mengagumi pesona Denada di masa lalu dengan menulis, “Suka denada yg dulu..yg cantik alami..”.
Di tengah beragam komentar miring, unggahan Denada juga mendapat respons positif dari sejumlah warganet. Salah satunya menulis, “Be You, Be Bold and Be Happy With Yourself! Cheers”.
“Keep strong mbak Denada, yg penting halal cari duitnya demi kel... Namanya seniwati/artis yg punya ciri khas masing2, yg penting usaha halal,” tulis seorang warganet.
Dukungan serupa juga datang dari netizen lain yang menilai Denada kini berhak menikmati hidupnya lebih leluasa, “Just let her to be happy karema, perjuangan beliau selama ini fokus ke anak. Jadi, sekarang waktunya dia fokus menyenangkan dirinya sendiri.”
Penyanyi dangdut itu diketahui beberapa kali menjalani prosedur operasi plastik (oplas). Sepanjang tahun 2025, Denada disebut telah melakukan tiga kali operasi plastik sebagai bagian dari perawatan dan transformasi penampilannya.
Perubahan tersebut mencakup hampir seluruh area wajah. Denada melakukan perbaikan pada hidung, dahi melalui prosedur forehead lift, serta pembentukan ulang bibir dan pipi.
Tak hanya pada wajah, Denada juga menjalani prosedur pemasangan implan payudara. Sejumlah tindakan tersebut dilakukan di luar negeri, termasuk di Korea Selatan dan Thailand.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
-
Helldivers Diangkat Jadi Film Layar Lebar, Jason Momoa Masuk Jajaran Pemain
-
Proyek Biopik Frank Sinatra Masih Mandek, Leonardo DiCaprio Angkat Bicara
-
Serial Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Bintang Utama
-
Digarap Sam Raimi, Film Send Help Raih Rating 93% di Rotten Tomatoes
Artikel Terkait
-
Pratama Arhan Masih Berduka, Pemain Keturunan Indonesia Gagal Bantu Bangkok United Menang
-
Iqbal-Arista Sumbang Emas Menembak, Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua SEA Games 2025
-
Raisa Hingga Marshanda, Deretan Artis yang Kehilangan Orang Tua Tahun Ini
-
Dua Emas dari Kolam Renang! Donovan Yusuf dan Masniari Wolf Angkat Perolehan Medali Indonesia
-
Cetak Gol dan Bawa Persib Bandung ke16Besar, Ini Kata Ramon Tanque
Entertainment
-
Rilis Trailer Supergirl, Krypto Sekarat hingga Pencarian Jati Diri Kara
-
Bukan April Mop, Taeyang BIGBANG Goda Fans dengan Pengumuman Comeback Solo
-
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Realitas di Balik Industri Hiburan
-
Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi
-
5 Drama Korea Terpopuler di Bulan Maret 2026, Ada Drama Baru Ju Ji-hoon
Terkini
-
Suara yang Memanggil dari Dunia yang Tidak Pernah Ada
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia