Netflix akhirnya setuju untuk membayar tunai penuh dalam mengakuisisi studio Warner Bros. Discovery (WBD) dan bisnis HBO Max. Langkah itu ditempuh untuk menggagalkan kampanye pengambilalihan lawan oleh Paramount Skydance.
Pada Selasa (20/1/2026), seperti dilansir dari Variety, Netflix dan WBD menyampaikan bahwa mereka sudah mengubah perjanjian definitif mereka.
Akuisisi aset Warner Bros. oleh Netflix kini langsung mengubahnya menjadi transaksi tunai penuh dengan harga US$27,75 per saham. Perjanjian ini tetap menghasilkan nilai perusahaan (enterprise value) sebesar US$82,7 miliar atau setara Rp1.402 triliun.
Secara total, angka tersebut sebenarnya jauh lebih rendah dari tawaran Paramount Skydance untuk mengakuisisi aset Warner Bros. Discovery Rp1.808 triliun.
Kesepakatan tunai penuh Netflix langsung menghilangkan variabilitas berbasis pasar yang sebelumnya telah ada dengan menjamin nilai pasti yang akan didapatkan oleh pemegang saham ketika penutupan.
Kedua belah pihak menjelaskan bahwa perjanjian yang direvisi itu "membuatnya lebih sederhana terhadap struktur transaksi, mendapatkan kepastian nilai yang lebih besar untuk seluruh pemegang saham WBD, sekaligus mempercepat jalan ke pemungutan suara pemegang saham WBD."
"Kesepakatan tunai penuh Netflix mendapatkan kepastian yang lebih baik mengenai nilai yang akan diterima pemegang saham WBD ketika penutupan, sehingga menghilangkan variabilitas berbasis pasar," jelas Netflix dan WBD.
Transaksi tunai penuh yang sudah diamandemen disetujui secara bulat oleh para dewan direksi Netflix serta WBD. Transaksi M&A (Merger dan Akuisisi) ini tetap patuh pada persetujuan regulasi yang ada di AS dan Eropa, sekaligus persetujuan yang didapatkan oleh pemegang saham WBD.
Selain itu, peraturan mengenai kesepakatan yang direvisi akan menyediakan "jalur yang lebih cepat" menuju pemungutan suara pemegang saham WBD mengenai kesepakatan Netflix. Para pemegang saham mampu memberikan suara saat sesi transaksi yang disampaikan pada April 2026.
Di hari yang sama, WBD memberikan pernyataan proksi awal ke Securities and Exchange Commission (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) "untuk dapat memberikan dukungan jadwal yang dipercepat ini."
Netflix dan WBD menjelaskan bahwa kesepakatan keduanya masih ada di jalur yang tepat untuk diakhiri pada 12-18 bulan usai penandatanganan perjanjian awal mereka yang terjadi pada 5 Desember 2025.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
Artikel Terkait
-
Sinopsis Finding Her Edge, Serial Remaja tentang Ambisi, Cinta, dan Dunia Seluncur Es
-
7 Drama Korea Tayang Februari 2026, Shin Hae Sun sampai Han Ji Min Comeback
-
Diambil dari Kisah Nyata, Film The Big Fix Gaet Mark Wahlberg Jadi Pemain
-
Song Kang Ho dan Youn Yuh Jung Jadi Pasangan Berkuasa di BEEF Season 2
-
Bertabur Bintang Top, Adu Kuat Lineup Korea 2026 Netflix vs Disney Plus
Entertainment
-
Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist
-
AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?
-
Film Crayon Shin-chan ke-33 jadi Film Terlaris Sepanjang Waralaba Ini
-
Below Tayang 8 Oktober di Netflix, Josh Hartnett Hadapi Monster Laut
-
Netflix Rilis Trailer Steps, Angkat Sisi Lain Saudari Tiri Cinderella
Terkini
-
Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG
-
Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Menelisik Pameran 'On Equal Grounds": Saat Hierarki di Dunia Seni Diruntuhkan