Tak hanya dijadikan tanaman hias, bunga matahari juga memiliki biji yang bisa dikonsumsi sebagai camilan dan biasa disebut dengan nama kuaci. Biji ini juga dikenal sebagai makanan favorit dari hewan kecil berbulu, hamster.
Tidak asal jadi camilan, ternyata biji bunga matahari ini memiliki segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, lho. Nah, berikut 5 manfaat lainnya:
1. Meringankan stres
Stres seringkali menyerang dan biasanya disebabkan oleh masalah kehidupan yang tak kunjung henti. Berbagai cara untuk mengatasi gangguan seperti ini sangat beragam. Salah satunya dengan mengonsumsi biji bunga matahari.
Biji bunga matahari atau kuaci ini mengandung magnesium yang ternyata mampu mengurangi stres hingga gangguan kecemasan, lho.
Kandungan ini memiliki pengaruh baik bagi fungsi otak, sehingga mampu meringankan berbagai gangguan seperti stres dan kecemasan berlebih atau anxiety. Jadi, saat mengalami hal tersebut, kamu bisa menyantap kuaci di sela-sela waktu makan.
2. Memperlancar sistem pencernaan
Biji bunga matahari juga tinggi akan serat yang tentu baik bagi saluran pencernaan. Kandungan ini akan mengatur penyerapan makanan dan metabolisme tubuh.
Oleh karenanya, sistem pencernaan akan semakin lancar dan kamu terhindar dari penyakit susah buang air besar atau sembelit, serta diare.
3. Menjaga kesehatan kulit dan jantung
Nyatanya, biji bunga matahari ini bisa melindungi kulitmu karena vitamin E yang terkandung di dalamnya. Ia mampu menyehatkan dan menjaga kesehatannya dari paparan sinar ultraviolet.
Jadi, kulitmu akan lebih terasa halus, kenyal, dan dijauhi dari beberapa gangguan, seperti noda hitam dan kusam. Selain itu, kandungan antioksidan pada biji bunga matahari juga dianggap cepat menyembuhkan luka pada kulit.
Tak hanya itu, jantungmu juga terjaga kesehatannya karena biji bunga matahari mengandung asam linoleat. Kandungan ini membantu tubuh menghasilkan senyawa yang dapat menenangkan pembuluh darah.
Maka dari itu, aliran akan lebih lancar dan tekanan darah serta merta menurun, sehingga kamu dapat dijauhkan dari risiko penyakit jantung.
4. Mencegah peradangan
Radang seringkali disepelekan karena dianggap mudah untuk disembuhkan. Padahal, jika sudah parah karena didiamkan terlalu lama dapat memicu berbagai penyakit kronis, seperti jantung, stroke, dan diabetes.
Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi biji bunga matahari karena mengandung vitamin E, senyawa bioaktif, dan flavonoid. Ketiganya berperan sebagai antiinflamasi, dimana mampu mencegah serta menekan reaksi radang.
Pada sebuah penelitian, mengonsumsi biji bunga matahari minimal lima kali dalam seminggu, dapat mengurangi risiko penyakit kronis yang disebutkan diatas.
5. Memelihara berat badan ideal
Memiliki tubuh ideal adalah impian bagi banyak orang. Nah, kamu bisa mewujudkannya dengan rutin mengonsumsi biji bunga matahari sebagai camilan harian. Hal ini dikarenakan lemak sehat, protein, dan serat yang terkandung di dalamnya.
Tiga kandungan ini dianggap mampu memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk makan banyak bisa berkurang. Namun, karena padat kalori, kamu tetap perlu membatasi porsi biji bunga matahari per harinya. Misal, maksimal 30 gram.
Pasalnya, jika kamu mengonsumi biji bunga matahari secara berlebih, dapat memicu risiko penyakit obesitas, diabetes, dan pengerasan tinja yang berujung sembelit kronis.
Itulah kelima manfaat yang bisa diperoleh dari biji bunga matahari. Apakah kamu senang mengonsumsinya?
Sumber: hellosehat, alodokter.
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Health
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Olahraga Saat Puasa: Mitos, Fakta, dan Panduan dari dr. Tirta
Terkini
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye