Diabetes melitus atau sering disebut kencing manis menyebabkan air seni seorang penderita tersebut mengandung gula. Untuk mengetahui kandungan gula itu adalah dengan menuangkan air seni di sekitar sarang semut. Jika air seni tersebut dikerubungi semut, berarti air tersebut mengandung gula.
Diabetes timbul karena adanya proses metabolisme tubuh yang tidak sempurna, berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Setiap makanan yang kita konsumsi akan diolah tubuh menjadi energi melalui serangkaian proses yang rumit.
Proses pencernaan makanan di lambung dan usus, misalnya, makanan diuraikan menjadi glukosa dengan bantuan zat insulin yang diproduksi oleh pankreas. Insulin membantu mengalirkan gula ke dalam sel-sel tubuh dan dibakar menjadi energi.
Pada penderita diabetes, pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk menyerap glukosa. Akibatnya, glukosa tidak terserap dengan sempurna dalam tubuh, dan tersimpan dalam darah, sehingga kandungan glukosa darah meningkat.
Penyakit diabetes ini harus mendapat penanganan yang baik dan tepat. Sebab, jika tidak, penyakit ini memiliki risiko munculnya penyakit-penyakit yang lain.
Berikut tiga penyakit lain yang timbul sebagai dampak lanjutan penyakit diabetes, sebagaimana dalam tulisan S. Wibowo, Herbal Ajaib.
1. Komplikasi
Dalam jangka panjang, penyakit diabetes bisa menyebabkan komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, kebutaan akibat glukoma, dan pembusukan pada luka. Komplikasi tersebut timbul karena diabetes menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jaringan saraf, dan sistem kekebalan tubuh.
2. Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah kadar gula darah yang sangat rendah. Penderita diabetes bisa secara tiba-tiba mengalami hal tersebut. Gejalanya berupa tubuh gemetar, berkeringat, lelah, lapar, gelisah, kejang-kejang, kesemutan di sekitar mulut dan bibir, tubuh kebas, nyeri kepala, pandangan kabur, peningkatan detak jantung, dan pingsan.
3. Ketoasidosis
Ketoasidosis merupakan penumpukan sisa pembakaran lemak yang disebut keton. Keton lebih asam dari jaringan tubuh yang sehat. Gejala awal ketoasidosis berupa rasa haus terus menerus disertai rasa mual, muntah, lelah, dan nyeri perut, serta kadang-kadang berkembang menjadi koma dalam waktu beberapa jam.
Inilah tiga nama penyakit lanjutan yang akan datang menjangkiti penderita diabetes yang belum tertangani dengan sempurna.
Baca Juga
-
Gak Harus Putar Balik! Ini 4 Solusi Jitu Jika Kartu e-Toll Ketinggalan saat Mudik
-
4 Cara Simpan Opor dan Rendang Tanpa Takut Basi, Sisa Lebaran Tetap Aman
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
-
Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah
-
7 Perbedaan Oppo Find N6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7, Mana Smartphone Lipat Paling Layak Dipilih?
Artikel Terkait
-
Waspada, Pengidap Diabetes Rentan Mengalami 4 Penyakit Infeksi Ini
-
56 Ternak di Gunungkidul Alami Gejala PMK, Tersebar di Berbagai Kapanewon
-
Hamdam Pongrewa: Alhamdulillah PPU Masih Bebas dari PMK
-
Apakah Hewan Kurban Kena PMK Boleh Disembelih dalam Islam?
-
Hukum Menyembelih Hewan Kurban yang Terkena PMK, Begini Penjelasan MUI
Health
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
Terkini
-
Review Hambalang 6,5 Jam: Ketika Najwa Shihab dan Chatib Basri Diskusi Maraton Bareng Presiden
-
Gak Harus Putar Balik! Ini 4 Solusi Jitu Jika Kartu e-Toll Ketinggalan saat Mudik
-
THR-ku Sayang, Tabungan-ku Layu: 5 Strategi Jitu Amankan Kondisi Dompet Pasca Lebaran
-
Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?
-
Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar