Saffron merupakan jenis rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus. Bunga ini tumbuh di sekitar Timur Tengah dan sebagian wilayah Eropa. Saffron juga telah banyak dibudidayakan di negara Iran, India, dan Yunani.
Saat ini saffron menjadi rempah yang paling mahal didunia. Bagaimana tidak, bunga ini hanya akan mekar selama tiga sampai empat minggu antara bulan Oktober dan November. Selain itu, proses memanennya juga membutuhkan banyak tenaga dan usaha. Hal itulah yang menyebabkan rempah ini memiliki harga yang fantastis.
Saffron biasanya digunakan untuk menambah rasa serta warna pada makanan. Namun, ternyata dari segi medis, saffron yang dapat diolah menjadi seduhan ini, berperan penting dalam memberikan banyak manfaat yang baik bagi kesehatan.
Lantas, apa saja manfaat dari mengonsumsi seduhan saffron bagi kesehatan tubuh? Dilansir dari laman Healthline, berikut ulasannya.
1. Antidepresan
Saffron dijuluki sebagai "sunshine spice". Karena memiliki bunga yang berwarna merah serta ada pula yang berwarna kuning. Rempah-rempah ini diyakini dapat memperbaiki suasana hati seseorang.
Pernyataan tersebut diperkuat dengan hasil penelitian dari Journal of Ethnopharmacology, yang menyatakan bahwa saffron memiliki tingkat keefektifan yang sama dengan obat fluoxetine (Prozac) dalam mengobati depresi ringan hingga sedang.
Selain itu, berdasarkan tinjauan penelitian dari Journal of Integrative Medicine juga ikut menemukan fakta bahwa saffron dapat memperbaiki tanda dan gejala pada orang dengan gangguan depresi mayor.
Dari kedua penelitian tersebut menunjukkan adanya suatu kemungkinan bahwa saffron dapat menjadi suatu rempah-rempah alternatif bagi orang-orang yang tidak dapat mentolerir obat antidepresan dengan baik.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Penelitian dari Indian Journal of Medical menunjukkan bahwa adanya kandungan antioksidan pada saffron mampu menjaga kesehatan jantung serta melindunginya dari penyakit kronis
3. Pengobatan PMS
Sindrom pramenstruasi (PMS) yang biasanya dialami oleh wanita, sering menyebabkan gejala, seperti : nyeri pada perut, perubahan suasana hati hingga ketidaknyamanan pada bagian tubuh lain.
Penelitian dari Journal of Psychosomatic Obstetrics & Gynecology menyatakan bahwa saffron dapat digunakan sebagai pengobatan yang efektif untuk mengatasi gejala saat PMS.
Selain itu, berdasarkan studi dari International Journal of Obstetrics & Gynaecology menyatakan bahwa saffron berperan dalam pengobatan gejala PMS pada wanita usia 20 hingga 45 tahun dengan mengonsumsi 15 mg safron sebanyak dua kali sehari agar efektif dalam meredakan gejala PMS.
Saffron kaya akan antioksidan flavonoid. Antioksidan ini dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas pemicu kanker. Penelitian dari Journal of Traditional and Complementary Medicine menemukan bahwa susunan kimiawi saffron efektif dalam mencegah dan mengobati beberapa jenis kanker.
Anda dapat mengonsumsi seduhan bunga saffron dengan mencampurkan 4 - 6 helai bunga saffron yang dicampurkan kedalam satu gelas air lalu diamkan sampai air tersebut berubah warna menjadi kekuningan. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan madu sebagai penambah rasa. Semoga bermanfaat bagi pembaca.
Tag
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Hari Tidur Sedunia 15 Maret 2025, Ini Manfaat Tidur untuk Kesehatan Tubuh
-
7 Cara Mencegah Kanker untuk Orang Usia 10-20 Tahun, Sederhana tapi Krusial
-
Lebih Baik Beli Telur Ketimbang Rokok? Ini Kata Ahli Gizi
-
7 Obat Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Kamu
-
Bahaya Melewatkan Waktu Makan Saat Bekerja, Bisa Picu Jantung hingga Stroke!
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead