Kucing pada umumnya adalah makhluk yang suka penasaran terhadap hal yang terjadi disekitar mereka. Ketika kucing melihat objek diam ataupun bergerak, mereka dengan santai akan mengejar, memainkan hingga memakannya guna memenuhi hasrat tersebut. Begitu pula dengan makanan yang ditemukan atau diberikan kepada mereka.
Nah, kamu perlu mengetahui bahwa terdapat makanan yang aman bagi kita konsumsi, rupanya dapat berpotensi membuat hewan peliharaan menjadi keracunan.
1. Daging, susu, telur dan protein mentah lainnya
Bagi manusia, mengonsumsi makanan mentah sejenis ikan, daging, telur dan sebagainya sangat penting bagi perkembangan tubuh, pasalnya, terdapat senyawa enzim yang dapat memperbaiki jaringan, menghancurkan racun, dan membangun massa otot. Hanya saja enzim ini dapat rusak bila sudah masuk ke tahap pengolahan dan pemanasan. Namun sebaliknya, terkhususnya kucing dari ras unggul, memiliki sistem pencernaan yang sangat sensitif terhadap makanan mentah.
Kucing akan mengalami serangkaian penyakit bila mengonsumsinya, Katakanlah muntah, diare dan bahkan berpotensi terkena penyakit pangkreas. Lebih-lebih makanan mentah riskan bahaya bila di dalamnya terdapat kandungan bakteri sejenis salmonella atau E.coli.
Makanan berprotein tersebut masih dapat dikonsumsi dan bahkan menambahkan asupan bagi kucing bila dimasak terlebih dahulu.
2. Coklat dan sajian kafein lainnya
Makanan berkafein seperti coklat batangan, kopi, teh, dan minuman bersoda akan membantumu untuk tetap segar dan melek sepanjang waktu. Namun saat anjing dan kucing memakan atau meminumnya akan menyebabkan gejala keracunan seperti muntah, diare, hiperaktif, tremor, ritme jantung tak beraturan hingga kematian. Hal ini disebabkan oleh kandungan berupa theobromine.
Kamu perlu menghindari memberi makan hewan peliharaan berupa dark chocolate atau coklat hitam, pasalnya, kandungan senyawa theobromine sangat banyak ditemukan pada jenis makanan ini.
3. Buah anggur dan kismis
Kasus keracunan makanan pada hewan yang disebabkan oleh makanan ini biasa ditemukan pada anjing, dalam jumlah yang bervariasi. ASPCA menyarankan: “Karena masih banyak yang tidak diketahui dengan potensi racun anggur dan kismis, Pusat Pengendalian Racun Hewan (ASPCA) menyarankan untuk tidak memberikan buah anggur atau kismis kepada hewan peliharaan dalam jumlah berapapun!”
Meski belum diketahui secara pasti gejala seperti apa yang akan dialami. Kamu sebaiknya menghindari makanan ini dari jangkauan kucing dan anjing peliharaan.
4. Alpukat
Memberikan makanan berupa buah-buahan dengan porsi tertentu sebagai diet kucing, nyatanya dapat membuat mereka sehat, lho. Namun, perlu digarisbawahi bahwa buah-buahan yang disarankan hanyalah pisang, apel, blueberri, dan semangka tanpa biji.
Tidak seperti alpukat, baik daun, biji, kulit pohon, dan buahnya sendiri mengandung senyawa persin yang dapat menyebabkan muntah dan diare serta alpukat juga sangat kaya lemak sehingga dapat menyebabkan gastroenteritis atau pankreatitis pada kucing.
5. Bawang putih, merah, dan sejenis tanaman umbi lapis lainnya
Semua jenis tanaman umbi lapis, terutama bawang putih, mengandung zat (N-propil disulfida) yang merusak sel darah merah pada kucing, menyebabkan penyakit anemia yang disebut sebagai heinz body anemia.
Kamu perlu berhati-hati meletakan makanan seperti keripik, sup, dan daging karena dapat berpotensi dijilati atau dimakan oleh hewan peliharaan kesayanganmu. Sebaiknya kamu sembunyikan ke tempat yang sulit dijangkau.
Itulah tadi 5 makanan manusia yang tidak boleh disentuh sedikitpun oleh hewan peliharaan, termasuk kucing. Nah, kamu sebaiknya meletakkan makanan tersebut ke tempat yang aman sehabis menyisakannya agar tidak mudah dijangkau oleh anabul.
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
5 Tanda Kamu Sudah Dewasa Secara Emosional Menurut Ahli
-
5 Penemu Ini Menyesali Temuannya, Dihantui Rasa Bersalah meski Tak Membunuh
-
Ada Peringatan Hari Ciuman Internasional, Ini 6 Manfaat Ciuman Intim bagi Kesehatan Tubuh
-
Jangan Anggap Remeh, Waspadai 5 Tanda Kucing Terkena Rabies!
-
Ingin Makan Daging Tapi Takut Kolesterol? Atasi dengan 7 Sayuran Ini
Artikel Terkait
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
-
20 Alasan Berat Badan Tidak Turun-Turun, Bagaimana Mengatasinya?
-
Nikmati Manisnya Mochi Es Krim Mangga di Momen Kebersamaan yang Spesial
-
Menjaga Kesehatan Saat Lebaran: Cara Cerdas Menikmati Hidangan Tanpa Risiko
-
Wajib Coba, 6 Hidangan Lebaran Unik di Purwodadi yang Bikin Ketagihan
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?