Pernah mendengar istilah semicolon? Dalam bahasa Indonesia, semicolon merupakan tanda baca yang digunakan sebagai pengganti atau pemisah kata penghubung dalam kalimat sejenis. Tanda ini biasanya diletakkan di bagian akhir klausa atau di tengah kalimat.
Namun, tanda semicolon tidak hanya berhubungan dengan tanda baca semata. Semicolon juga identik dengan kesehatan mental. Bagaimana bisa? Ternyata semicolon merupakan tanda gerakan kesehatan mental di seluruh dunia yang biasa dikenal dengan sebutan Semicolon Project.
BACA JUGA: Tidak Disangka, Kekurangan 4 Hal Ini Bisa Mengganggu Kesehatan Mental
Gerakan Semicolon Project pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 oleh Amy Bleuel yang saat itu mengalami depresi berat karena kehilangan orang tuanya. Ia mendirikan gerakan ini untuk menghormati ayahnya dan ingin memberikan dukungan kepada orang-orang yang mengalami hal yang sama dengan dirinya.
Gerakan ini masih eksis hingga sekarang dan tanda semicolon pun menjadi erat kaitannya dengan gerakan kesehatan mental. Gerakan ini bertujuan untuk memberikan harapan kepada orang-orang yang sedang berjuang untuk mengatasi masalah gangguan mental, seperti suicidal thougt, melukai diri sendiri, kecanduan sesuatu, dan lain sebagainya.
Berdasarkan sumber dari postingan Instagram @studiodjiwa, berikut ini adalah beberapa tujuan dari gerakan Semicolon.
1. Membantu dan menguatkan diri
Tujuan yang pertama adalah untuk membantu dan menguatkan diri untuk tidak melukai diri sendiri. Orang-orang yang sedang menghadapi permasalahan mental cenderung untuk melukai diri sendiri, sehingga gerakan ini dibuat untuk mencegah hal tersebut.
2. Memberi harapan dan cinta
Tujuan kedua adalah untuk memberikan harapan serta cinta kepada orang-orang yang membutuhkan. Perasaan saling menyayangi dan mencintai dapat membuat seseorang merasa berharga dan tidak sendirian.
Harapan dan cinta adalah dua hal yang bisa kita berikan dan kita bagi kepada orang lain untuk membantu mereka melewati hari-hari yang berat.
3. Memberi dukungan dan bimbingan
Tujuan selanjutnya adalan untuk memberikan dukungan serta bimbingan kepada siapapun yang sedang berjuang dengan gangguan kesehatan mental yang mereka alami. Hal ini dapat dilakukan dengan saling berbagi cerita dan pengalaman serta berbagai tips untuk menghadapi situasi tertentu.
BACA JUGA: 4 Dampak Negatif Citra Tubuh bagi Kesehatan Mental Remaja
4. Membantu memerangi stigma negatif
Tujuan terakhir adalah untuk membantu memerangi stigma negatif di masyarakat yang menganggap kesehatan mental sebagai sesuatu yang tidak penting dan sering diabaikan.
Gerakan ini dapat membantu masyarakat untuk lebih memahami makna pentingnya menjaga kesehatan mental serta cara untuk membantu seseorang yang sedang mengalami gangguan kesehatan mental.
Itulah empat tujuan dari gerakan semicolon serta hubungannya dengan kesehatan mental. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Rilis MV Single Original Ayo Senyumlah, JKT48 Tonjolkan Budaya Indonesia
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini
-
3 Buku Favorit El Putra, Ada Karya Ziggy Z. Hingga Mitch Albom
-
Suka Baca tapi Terhalang Budget? 5 Situs Baca Gratis yang Bisa Kamu Pakai
Artikel Terkait
-
PCOS Memengaruhi Kesehatan Mental pada Perempuan
-
5 Penyebab OCD, Bagaimana Seseorang Bisa Kena Obsessive Compulsive Disorder?
-
Amanda Manopo Ungkap Dirinya Pura-pura Bahagia, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan Mental?
-
Apa itu OCD? Gangguan Mental yang Diderita Aliando Syarief
-
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Memilih Gap Year
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer
-
What's Keeping You Broke: Kebocoran Finansial yang Sering Tidak Disadari
-
Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!