Orang memiliki reaksi yang berbeda-beda jika mengalami masalah, seperti patah hati misalnya. Mereka ada yang justru enggan makan dan beraktivitas, namun ada juga yang sebaliknya, yaitu dengan makan dengan porsi yang sangat banyak. Mengapa demikian? Ternyata ada penjelasan ilmiahnya, yuk disimak.
Proses Ilmiah Patah Hati Jadi Lapar
Dilansir dari Klikdokter, Selasa (10/1/2023), orang yang mengalami stres akan meningkatkan hormon kartisol. Nah hormon kartisol yang tinggi dapat memicu rasa lapar pada seseorang. Biasanya, orang-orang patah hati cenderung cari makanan yang manis seperti cokelat, es krim, bubble tea, kue, dan sebagainya.
BACA JUGA: 5 Penyebab Patah Hati, Kamu Pernah Mengalaminya?
Bentuk Coping Stress
Menurut Seorang Psikolog, Ikhsan Bella Persada yang dilansir dari Klikdokter, Selasa (10/1/2023) bahwa seseorang yang makan banyak saat patah hati adalah suatu bentuk dari coping stress yang mungkin saja dialami seseorang ketika mendapatkan masalah, termasuk putus cinta.
Coping stress adalah upaya seseorang baik sadar atau tidak sadar, berdampak positif atau negatif, serta sehat ataupun tidak yang bertujuan untuk menghilangkan penyebab stres dalam diri seseorang.
Ketika seseorang mengalami patah hati atau sedang stres, tubuh butuh pelampiasan untuk mengatasi rasa stres tersebut. Salah satunya dengan makan.
Makan dalam jumlah banyak merupakan bentuk coping stress yang dilakukan seseorang. Tentu saja itu tidak selalu sama untuk orang lain. Mungkin saja ada yang justru tidak ingin makan. Lalu, bagaimana dampaknya?
BACA JUGA: 4 Dampak Buruk Patah Hati, Berpengaruh pada Kesehatan Mental!
Dampak Makan Terlalu Banyak
Tentu saja sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik. Apabila patah hati menjadi berkelanjutan dan seseorang menjadi makan terkendali maka bukannya masalah patah hati selesai, namun justru masalah baru timbul akibat makan terlalu banyak.
Beberapa penyakit yang mungkin akan muncul ketika makan terlalu banyak adalah obesitas, diabetes, atau tekanan darah tinggi.
Lantas Apakah Makan Banyak dapat Membuat Seseorang Segera Pulih dari Patah Hati?
Tentu saja tidak. Pelampiasan dengan makan hanya bersifat sementara. Namun itu dapat membantu individu merasa lebih baik meskipun cuma sesaat.
Pemulihan diri dari patah hati atau putus cinta memakan waktu. Mungkin saja lama atau segera tergantung masing-masing orang juga. Boleh-boleh saja makan banyak saat patah hati, namun juga harus bisa mengontrol diri ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
5 Cara Unik Kurangi Stres Berlebihan, Tahun Baru Rumah Baru?
-
Harap Waspada! Ini 3 Zodiak yang Bakal Putus Cinta di Tahun 2023
-
Daftar Makanan yang Bisa Bantu Mengurangi Stres Usai Liburan
-
Tak Cuma Bikin Cantik, Mewarnai Bibir Ternyata Bantu Meredakan Stres
-
6 Zodiak Ini Butuh Waktu Lebih Lama untuk Mengobati Luka Pasca Putus Cinta
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras