Stroke adalah penyakit serius, ini mengancam kehidupan seseorang yang terjadi karena suplai darah ke bagian otak yang terputus. Penyebabnya bisa bermula dari pola hidup seseorang yang buruk. Umumnya penyakit ini menyerang kaum lansia, tapi juga bisa menyerang orang berusia 20-an.
Untuk mengurangi risiko stroke pada tubuh, kita perlu mewujudkan pola hidup yang lebih baik. Kurangi lakukan kebiasaan yang menjadi pemicu stroke juga bisa membantu.
Berikut ini lima kebiasaan sepele yang bisa kita kurangi supaya dapat lebih terhindar dari stroke yang dilansir dari bestlifeonline.com.
1. Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Asin
Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung garam bisa membuat tekanan darah menjadi tinggi. Tekanan darah yang tinggi bisa menjadi pemicu stroke.
Hal ini karena tekanan darah tinggi bisa merusak dan melemahkan pembuluh darah otak dengan membuatnya menyempit bahkan memecahkannya sampai bocor.
BACA JUGA: 5 Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Asin
2. Tidak Mencukupi Kebutuhan Vitamin C
Sebuah studi dari American Academy of Neurology pada tahun 2014 menemukan bahwa 59 persen dari mereka yang pernah mengalami stroke hemoragik (jenis yang terjadi ketika pembuluh darah pecah di dalam otak) kekurangan vitamin C.
Seorang penulis juga mengatakan kalau vitamin C bisa membantu mengontrol tekanan darah. Jadi, yuk cukupi kebutuhan vitamin C bagi tubuh kita mulai sekarang.
3. Sering Duduk Terlalu Lama
Studi menemukan bahwa wanita yang duduk selama 10 jam atau lebih per harinya lebih berisiko terserang penyakit stroke, yaitu 18% lebih tinggi kemungkinannya. Jadi, jangan lupa bergerak lebih banyak dan rutin berjalan kaki setiap hari.
BACA JUGA: Sakit karena Duduk Terlalu Lama? Ini 5 Cara Mencegahnya
4. Mengabaikan Stres
Stres memang bisa memicu berbagai penyakit psikis dan psikologis. Maka dari itu, keberadaannya tidak boleh diabaikan dan harus segera ditangani.
Sebuah studi tahun 2001 yang dilakukan University of Michigan menemukan bahwa pria yang lebih reaktif secara fisiologis terhadap stres, 72% lebih mungkin menderita stroke seumur hidup mereka.
5. Kurang Minum Air Putih
Minum cukup air putih sebanyak delapan gelas per hari punya banyak sekali manfaat lho. Sedangkan kurang mengonsumsinya juga punya banyak dampak buruk terhadap kesehatan tubuh, salah satunya ada kaitannya dengan penyakit stroke.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat mengurangi risiko terhadap stroke dan meningkatkan kecepatan pemulihan pada orang yang terlanjut mengalami stroke.
Itu dia lima kebiasaan sepele yang bisa jadi pemicu stroke. Ayo hindari dan stay healthy.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris
-
Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat
-
Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli
-
1 Kakak 7 Ponakan: Saat Menjadi Dewasa Bukan Lagi Sebuah Pilihan
Artikel Terkait
-
Fahmi Bo Ungkap Kondisi Kesehatan, Kini Jualan Pecel Lele untuk Menyambung Hidup
-
5 Makanan yang Dapat Memicu Stroke, Wajib Dihindari
-
Patut Disegerakan! Ini 3 Risiko Buruk pada Tubuh jika Menunda Berbuka Puasa
-
4 Fakta Mat Solar Kembali Terserang Stroke, Kini Kondisinya Lebih Banyak Melamun di Kursi Roda
-
4 Kebiasaan Sederhana yang bisa Cegah Penyakit Stroke, Yuk Lakukan!
Health
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
Terkini
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan