Beberapa orang mungkin pernah mengalami kondisi BAB berlendir. Hal ini sebenarnya dikategorikan normal jika jumlah lendir yang dikeluarkan hanya sedikit.
Namun, jika lendir yang ada pada feses terlalu banyak dan disertai oleh beberapa gejala, seperti nyeri perut, kram perut, diare, konstipasi, atau bercak darah, maka hal ini menandakan adanya masalah pada pencernaan.
Untuk itu, diartikel kali ini kita akan membahas tentang beberapa penyebab BAB berlendir yang perlu kamu ketahui. Melansir dari Mayo Clinic dan Centre for Disease Control and Prevention, berikut lima diantaranya.
1. Sindrom Iritasi Usus Besar
Sindrom iritasi usus besar atau disebut juga irritable bowel syndrome (IBS), merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan jumlah bakteri di dalam usus.
Biasanya penyakit ini timbul setelah kamu mengalami diare atau infeksi pencernaan berat lainnya. Kondisi inilah yang menyebabkan usus memproduksi lebih banyak lendir sehingga terbawa oleh feses.
2. Kolitis Ulseratif
Kolitis ulseratif merupakan peradangan kronis pada selaput lendir di usus besar dan rektum yang membuat usus memproduksi lebih banyak lendir. Selain itu, kolitis ulseratif juga membuat dinding usus besar menjadi terluka serta memicu pendarahan pada usus.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kolitis ulseratif. Para ahli menduga bahwa kolitis ulseratif disebabkan oleh gangguan sistem imun yang menyerang dinding usus.
3. Penyakit Chron
Penyakit chron merupakan peradangan kronis yang menyerang seluruh lapisan dinding pencernaan, mulai dari mulut hingga anus. Namun, sebagian besar kasus melaporkan bahwa penyakit chron lebih dominan menyerang bagian usus kecil dan usus besar. Gejala yang timbul akibat penyakit chron adalah BAB berlendir serta berdarah akibat luka dan kontraksi usus.
4. Cystic Fibrosis
Penyakit yang satu ini timbul akibat kelainan genetik yang menyebabkan produksi lendir berlebih di dalam tubuh termasuk usus. Menurut Cystic Fibrosis Foundation, konsentrasi lendir yang berlebih ini akan menyumbat saluran pankreas sehingga menghambat distribusi enzim pankreas menuju usus.
Hal ini membuat usus menjadi tidak maksimal dalam menyerap protein serta lemak dari makanan. Kondisi inilah yang menyebabkan diare berkepanjangan dengan feses berlendir, berminyak, hingga berbau busuk menyengat.
5. Infeksi Bakteri
Ada beberapa jenis bakteri yang berpotensi menginfeksi usus, yakni Campylobacter, Salmonella, Shigella, dan Yersinia. Kondisi medis ini membuat otot usus berkontraksi dan memproduksi lebih banyak lendir untuk melindungi dinding dari infeksi bakteri. Nantinya, lendir dengan jumlah yang terlalu banyak tersebut akan ikut terbuang bersama feses.
Itulah tadi pembahasan tentang lima penyebab BAB berlendir yang perlu kamu ketahui, semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Selain Rabies, inilah 6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Hewan kepada Manusia
-
Diagung-agungkan Sebagai Suami Idaman, Cristian Sugiono Terciduk Selingkuh
-
Batal Ditahan, Lina Mukherjee Pamer Diundang ke Gedung MPR: Ada Undangan Khusus!
-
Didiagnosis Penyakit Komplikasi, Marshanda Sampai Harus Pinjam Uang untuk Biaya Pengobatan
-
4 Cara Mencegah Tersebarnya Virus Rabies yang Bisa Mengancam Nyawa
Health
-
Dr. Tirta Luruskan Isu Asam Lambung Picu Mati Mendadak yang Ramai di Medsos
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
Terkini
-
Membaca Ulang Merahnya Merah: Saat Kehilangan Menjadi Awal Pencarian Makna
-
Review Novel Cerita Hati Maharani: Menelusuri Luka dan Kedewasaan
-
Infinix Note 60 Pro Siap Meluncur ke Indonesia, Usung Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Vivo India Umumkan iQOO 15R Debut 24 Februari 2026, Usung Sensor Kamera Sony LYT-700V 50 MP