Ulat bulu memiliki senyawa racun yang bisa menimbulkan reaksi gatal apabila bersentuhan dengan kulit secara langsung. Rasa gatal yang muncul tak hanya terpusat pada area kulit yang tersentuh saja, tetapi bisa menyebar hingga ke seluruh tubuh.
Bahkan, rasa gatal yang timbul sering kali tidak tertahankan sehingga membuat Anda ingin terus menggaruknya. Meski tidak dikategorikan sebagai kondisi yang serius, paparan ulat bulu tetap saja merugikan akibat dampak yang ditimbulkannya.
Lantas, bagaimana cara mengatasi rasa gatal akibat bersentuhan dengan ulat bulu? Simak pembahasan berikut!
1. Bersihkan Area Kulit yang Tersentuh Ulat Bulu
Ketika Anda tersentuh ulat bulu baik disengaja ataupun tidak, segera singkirkan dari tubuh Anda dengan alat bantu, seperti pinset, ranting, kertas, atau benda lainnya.
Kemudian bersihkan area kulit yang tersentuh menggunakan air mengalir dan sabun. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa bulu-bulu halus yang masih menempel namun sulit dilihat secara kasat mata.
Proses pencucian sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Jika Anda menyentuh ulat bulu menggunakan jari tangan, maka cucilah kedua tangan dari siku hingga ujung jari.
Contoh lainnya, jika ulat bulu menyentuh hidung atau pipi maka cuci seluruh bagian muka Anda. Cara ini terbukti efektif untuk menghilangkan sisa bulu yang masih menempel dan meminimalisir rasa gatal.
2. Jangan Menggaruk Area Kulit yang Gatal
Paparan ulat bulu memang bisa menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan. Meski begitu, Anda tidak disarankan untuk menggaruknya secara terus menerus.
Sebab, menggaruk kulit bisa membuat rasa gatal kian menyebar dengan mudah ke seluruh tubuh hingga memicu iritasi.
3. Lakukan Kompres Dingin
Kompres dingin menjadi cara alami yang efektif untuk meredam rasa gatal akibat bersentuhan dengan ulat bulu. Caranya, tempatkan es pada kantung, botol, lalu kompreskan pada area yang gatal selama 10 hingga 15 menit atau sampai rasa gatal mulai berkurang.
4. Oleskan Salep dan Lotion Pereda Gatal
Jika kompres dingin belum mampu meredam rasa gatal, cobalah mengoleskan salep pereda gatal yang mengandung hidrokortison. Tak hanya itu, penggunaan lotion calamine juga terbukti ampuh untuk mengurangi rasa gatal akibat ulat bulu.
Tetapi, jika Anda lebih memilih cara alami, maka gel lidah buaya juga bisa digunakan untuk meredakan rasa gatal. Sebab, gel lidah buaya memiliki efek anti inflamasi yang bisa menenangkan kulit.
5. Gunakan Obat Pereda Gatal
Cara terakhir untuk meredakan gatal akibat ulat bulu yaitu mengonsumsi obat pereda gatal atau obat alergi sesuai anjuran dokter. Biasanya dokter akan meresepkan cetirizine, diphenhydramine, atau obat alergi lainnya tergantung tingkan keparahan penyakit.
Itulah tadi pembahasan tentang lima cara mengatasi rasa gatal akibat bersentuhan dengan ulat bulu yang dilansir pada laman dermnetnz.org, cdc.gov, dan aad.org, semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Kenali Penyebab Eksim, IDI Kota Purworejo Bagikan Informasi Pengobatan
-
7 Obat Ampuh untuk Mengobati Kulit Gatal Akibat Alergi
-
3 Cara Sederhana Menangani Gatal Usai Tergigit oleh Kutu Kucing
-
9 Penyebab Gatal Organ Intim Wanita, Paling Parah Kutu Kemaluan?
-
3 Langkah Sederhana Cegah Rasa Gatal akibat Biduran
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?