Oktober merupakan bulan penghujung bergantinya musim kemarau ke musim hujan. Tak ayal bahwa perubahan cuaca tersebut rawan memunculkan berbagai gejala penyakit flu, salah satunya yakni batuk.
Untuk mengatasi batuk pada umumnya orang akan mengonsumsi sirup batuk maupun obat-obatan lainnya yang mengandung Dexthromethorphan HBr, Guaifanesin dan lain-lain. Selain obat-obatan berbahan kimia tersebut, rupanya terdapat beberapa bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan batuk, lho!
Dilansir dari Healthline, ada 4 bahan alami terbaik untuk mengatasi batuk. Apa saja itu?
1. Madu
Bahan alami yang satu ini tidak perlu diragukan lagi kegunaannya. Menurut ulasan di tahun 2018 yang diungkapkan oleh Healthline, madu lebih efektif mengobati batuk akut pada anak-anak mengalahkan obat-obatan lainnya.
Penggunaannya sangat sederhana, cukup ambil dua sendok makan madu dan campurkan dengan teh herbal atau perasan lemon sebagai variasi. Eits, perlu diperhatikan bahwa tidak dianjurkan memberikan madu kepada bayi dibawah usia 12 bulan.
2. Probiotik
Probiotik merupakan mikroorganisme yang memiliki manfaat luar biasa, salah satunya menyembuhkan batuk. Walaupun tidak memberikan hasilnya secara langsung, tetapi probiotik dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Beberapa makanan yang mengandung probiotik antara lain, tempe, yogurt, kombucha, dan kimchi.
3. Air Garam
Sewaktu kecil orang tuamu pasti pernah menyuruhmu meminum air garam untuk meredakan batuk, bukan?
Meskipun terdengar seperti mitos, tetapi manfaat garam untuk mengobati batuk benar adanya, lho. Hal ini dikarenakan air garam dapat membantu meredakan tenggorokan gatal dan memecah lendir yang memicu batuk.
Dalam meracik obat ini, yang diperlukan hanya sekitar setengah atau seperempat sendok teh garam lalu dicampur dengan 4 ons air. Tidak perlu meminumnya, hanya cukup berkumur beberapa kali saja sampai rasa gatal di tenggorokan hilang.
4. Jahe
Jahe sering diminum untuk meredakan masuk angin atau hanya sekedar sebagai penghangat tubuh. Namun, siapa sangka bahwa jahe dapat menjadi opsi yang baik untuk memecah dahak batuk membandel.
Cairan hangat dari teh jahe memberikan manfaat untuk mengurangi iritasi, kekeringan, dan lendir yang sering muncul ketika batuk.
Perlu diingat bahwa bahan-bahan alami di atas memang memiliki manfaat untuk meredakan batuk. Namun, jika batukmu tidak kunjung membaik atau menunjukkan gejala lain yang tampak lebih serius. Sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter, ya!
Baca Juga
-
Lee Si Young Umumkan Kehamilan Anak Kedua Tanpa Persetujuan Mantan Suami
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Serial Netflix "Hitmakers", Tayang Kapan?
-
Rapper Asal Australia Ancam Tuntutan Hukum pada ALLDAY Project Terkait Trademark
-
5 Drama Korea Sekolah Penuh Aksi yang Mirip Weak Hero Class
-
Isyaratkan Comeback, Momoland Tandatangani Kontrak dengan Agensi Baru
Artikel Terkait
-
Gegara Polusi Udara Jakarta, Megawati Ngaku Alami Batuk Pilek dan Alergi Debu
-
Di Balik Hangatnya Jahe Tersimpan 4 Khasiat Menakjubkan, Catat!
-
Batuk Tak Sembuh Walau Sudah Minum Obat, Apa yang Sebabkan Efektivitas Obat Kurang?
-
5 Rekomendasi Obat di Apotek untuk Atasi Batuk Kering
-
Khawatir Polusi Udara Jakarta Bikin Baby Issa Sakit, Nikita Willy Lakukan Salt Therapy: Apa Saja Manfaatnya?
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia