Membuat novel memang bukan sesuatu yang mudah. Meskipun kita sudah terbiasa dalam menyusun kata dan kalimat, dalam proses pembuatan novel kita harus tetap memerhatikan berbagai macam hal, termasuk alur. Yang sering terjadi pada penulis pemula adalah alur cerita yang tidak sinkron, hal ini disebabkan karena cerita pada novel yang lebih kompleks serta banyaknya bab. Berikut ini adalah 5 tips agar alur cerita dalam novel tetap sinkron:
1. Membuat Kerangka
Sebelum membuat novel, alangkah baiknya kalau kita membuat kerangkanya terlebih dahulu. Apa itu kerangka? Sederhananya, kerangka adalah gambaran cerita yang akan kita tulis. Misalnya kamu membuat kerangka sebanyak 10 bab, artinya itulah cerita yang akan kamu tulis dalam 10 bab nanti.membuat kerangka seperti itu akan memudahkan kita dalam mengatur alur sehingga tetap sinkron.
2. 1 Konflik Tambahan Setiap Kerangka
Setiap novel pasti memiliki konflik, entah itu konflik utama atau konflik tambahan. Agar kamu tidak merasa kebingungan dengan alur ceritamu, kamu bisa membuat 1 konflik utama untuk keseluruhan novel dan 1 konflik tambahan untuk 1 kerangka (10 bab). Misalnya konflik utama novelmu adalah mencari harta karun, konflik tambahannya bisa berupa rintangan yang dihadapi selama masa pencarian.
3. Buat Konflik Beserta Penyelesaiannya
Ini yang biasanya sering kita lupakan, yakni hanya membuat konflik tanpa solusi. Akibatnya ada banyak konflik yang belum terselesaikan di akhir cerita, buatlah konflik yang ringan tetapi selesai agar pembaca tidak merasa bingung. Penyelesaian tersebut bisa kamu taruh di bagian akhir cerita, yang terpenting kamu sudah tahu bagaimana konflik tersebut terselesaikan.
4. Review Kerangka Sebelumnya
Sebelum membuat kerangka selanjutnya, alangkah lebih baik kalau kamu melihat kerangka yang sebelumnya untuk menghindari ketidaksinkronan alur cerita. Bisa jadi karena saking banyaknya bab membuat kamu lupa detail-detail yang ada di kerangka sebelumnya.
Itulah 4 tips agar alur cerita novelmu tetap sinkron. Intinya ada pada kerangka yang kamu buat, walaupun ada banyak bab kalau kamu membuat dan menyambungkan kerangka tersebut, maka alur ceritamu tidak akan ke mana-mana.
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Red Bull Resmi Tukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda, Keputusan yang Tepat?
-
Bukan Pecco Bagnaia, Marc Marquez Sebut Adiknya Sebagai Pesaing Utama
-
Performa Mentereng Marc Marquez Buat Ducati Kerap Dicurigai Pilih Kasih
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
Artikel Terkait
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
Hobi
-
Start Manis di Piala Asia U-17, Bukti Indonesia Punya Bibit Bertalenta?
-
Piala Asia U-17 Matchday 1: Pasukan Garuda Muda Berjaya di Tengah Raihan Minor Wakil ASEAN
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian
Terkini
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"
-
Women in STEM, Mengapa Tidak?
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta