Old Trafford akan kedatangan pasukan Thomas Tuchel, Chelsea Jumat 29 April 2022 dini hari. Tuan rumah, Manchester United benar-benar akan diuji oleh skuad The Blues.
Pasalnya, asuhan Ralf Rangnick tersebut sudah mengalami kekalahan yang memalukan di laga sebelumnya. Pertama, mereka dibungkam oleh polesan Jurgen Klopp, Liverpool. Kedua, mereka juga tak sanggup menahan gempuran dari sang nahkoda Mikel Arteta, Arsenal. Padahal, saat menjamu Arsenal, Mas Kae Maguire tidak bermain. Yang katanya, biang kerok di balik kekalahan Setan Merah, salah satunya tidak lepas dari permainan buruk Maguire itu.
Chelsea jelas akan bermain lebih menggila di laga ini. Tentu saja untuk meraih kemenangan agar posisi tiga yang kini ditempati tetaplah aman. Dan, hal itu merupakan syarat agar The Blues bisa tampil di Liga Champions musim depan. Sementara The Reds Devils, terseok-seok untuk naik tangga ke empat besar.
Beban berat memang nyata adanya bagi Manchester United itu. Sebab jika mereka kembali menelan kekalahan atas Chelsea dini hari, yang jelas pintu gerbang untuk menuju Liga Champions kian sulit. Sebab kali ini, mereka di bawah Tottenham Hotspur di posisi keenam, dan masih tertinggal empat poin.
Kata "menang" bagi asuhan Ralf Rangnick itu memang sangat jauh. Kecuali ada keajaiban. Belum lagi, yang kabarnya sang bomber andalannya, Cavani, Paul Pogba hingga Luke Shaw, masih dilanda cedera. Jelas, hal ini akan mengurangi vitamin atau kekuatan sang tuan rumah.
Kendati demikian, Chelsea harus waspada. Bisa jadi sang mega bintangnya, Cristiano Ronaldo tampil dengan kekuatan yang di luar dugaan Thomas Tuchel. Misalkan cetak empat gol. Siapa tahu, Ronaldo sudah muak dengan rentetan kekalahan timnya akhir-akhir ini, sehingga dia tampil "ngamuk". Dan kegirangan itu, bisa jadi ia mencetak gol dengan performa plus emosional yang tinggi. Remuk juga, kan Chelsea.
Akan tetapi, yang harus menjadi pekerjaan rumah bagi Ralf Rangnick, adalah harus jeli melihat skill yang dimiliki oleh personel Chelsea. Salah satunya, Mason Mount, Kai Havertz, dan Christian Pulisic. Mereka adalah tiga pemain yang tak jarang menebar ancaman kepada jantung pertahanan lawan. Apalagi, lini belakang Setan Merah dikawal oleh Maguire, misalkan. Ya, tak usah panik bila Setan Merah pertahanannya goyah.
Tag
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Dipermak Nottingham Forest, Statistik Ruben Amorim Bersama MU Memprihatinkan
-
Manchester United vs Manchester City, Erling Haaland Dipastikan Absen
-
Manchester United Dipermalukan Mantan, Ruben Amorim: Begitulah Sepak Bola
-
Anthony Elanga, Sang Mantan Hancurkan Manchester United
-
Manchester United Kalah Lagi! Nottingham Forest Beri Kejutan dengan Gol Cepat Anthony Elanga
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera