Sebelum laga tunda ini dimulai, banyak yang memprediksi bahwa Nerazzurri, Inter Milan bakal menang dengan mudah tatkala menjamu Bologna. Sayang seribu sayang, akhirnya semua itu hanyalah angan yang tak sesuai dengan kenyataan.
Bermain di markas Bologna, Renato Dall'Ara Stadium, pasukan Simone Inzaghi, Inter Milan langsung tarik gas melancarkan serangan. Terbukti, baru tiga menit laga berjalan, sang mega bintang, Ivan Perisic cetak gol. Kabarnya, gol tersebut adalah gol tercepat musim ini. Kabarnya, lho.
Publik Renato Dall'Ara pun terdiam. Wajah-wajah kecewa tampak terasa dan begitu terang dipandang mata. Mungkin saja, mereka sadar, bahwa Inter Milan memang tim yang lebih baik ketimbang klub kesayangannya, Bologna. Lebih kuat dan lebih layak memenangkan laga. Gol cepat Ivan Perisic itu, mewakili salah satu keresahan penggemar Bologna. Inter Milan memang lebih dominan.
Namun apa lacur. Misi besar yang dibawa oleh anak-anak Nerazzurri untuk membungkam Bologna di markasnya, itu sirna. Untuk pulang dengan membawa tiga poin agar bisa menyalip sang rival, AC Milan yang kini mengkudeta di papan klasamen, itu gagal tercapai.
Memasuki menit ke-28, laju serangan tuan rumah, Bologna berhasil dimaksimalkan dengan manis. Adalah Marko Arnautovic yang memberi keretakan dan malapetaka bagi kubu sang tamu kehormatannya, Inter Milan. Hilang sudah separuh misi mulia Inter Milan untuk mendulang tiga poin.
Namun, serangan yang dilancarkan terus saja menghujam jantung pertahanan Bologna, hanya saja, itu nihil. Tak ada gol yang tercipta. Inter Milan tampak buntu untuk menembus dan menciptakan gol kemenangan.
Kini, bukan hanya separuh misi mulia itu hilang. Akan tetapi, hangus dan ludes dengan nyata. Pasca umpan atau lemparan ke dalam, Sansone berhasil mencuri bola dengan sempurna. Blunder Radu adalah titik terang kekalahan Inter Milan ini. Akibatnya, Inter Milan harus ikhlas menelan kekalahan dengan skor tipis 2:1.
Sungguh di luar prediksi. Bisa-bisanya Inter Milan harus tumbang atas tim yang berada di bawah kertas. Gol cepat Ivan Perisic yang digadang-gadang gol tercepat Serie-A, rasa endingnya kurang mantap. Seakan kurang sah gol itu bila timnya justru harus keok. Sudah begitu, gagal menggeser AC Milan. Duh!
Raut wajah dari pendukung Bologna, kini tak lagi redup lantaran kecewa karena timnya tertinggal. Wajah-wajah sumringah tampak nyata kelihatan pasca skor akhir 2:1.
Kini, giliran fans Inter Milan yang merana, sedih dan kecewa. Kok bisa, Inter kalah? Ya, kok bisa? Mereka sedang terheran-heran.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering