Sang juara bertahan UEFA National League, Prancis kini sedang terseok-seok. Asuhan Didier Deschamps kini sedang dalam performa yang tak sesungguhnya. Laga demi laga yang mereka jalani, semuanya tak mampu diakhiri dengan kepingan emas yang sebagaimana mestinya. Selalu gagal mendulang tiga poin. Kalah, adalah hal yang akrab dengan timnas Prancis saat ini, di ajang UEFA National League musim ini.
Laga terakhir tatkala bersua dengan timnas Kroasia, Prancis kembali mengalami hal buruk. Bahkan memalukan di kandangnya sendiri. Pasalnya, tim yang berjuluk Les Blues itu harus tumbang dari Luka Modric dan rekan-rekannya di Stade de France Stadium, Selasa 14 Juni 2022. Tak banyak memang skor kekalahan Prancis. Hanya terjungkal satu kosong. Itu pun berkat eksekusi Luka Modric lewat sepakan yang berasal dari titik putih. Tapi, kekalahan itu menjadikan Kylian Mbappe dan Benzema, membuat Prancis harus kalah dalam dua kali di Stade de France di ajang UEFA National League musim ini.
Sebab pada partai sebelumnya, Prancis juga harus gulung tikar atas sang tamu, Denmark. Ya, Braithwaite dan koleganya itu berhasil membuat Prancis malu dan sedih. Sebab kala itu, Denmark berhasil keluar sebagai pemenangnya. Sempat unggul terlebih dahulu lewat gol sang bomber Karim Benzema, namun dipaksa tabah atas comeback win Denmark berkat dua gol yang diborong oleh Cornelius.
Kekalahan tipis atas timnas Kroasia tadi, membuat Prancis dalam empat laga UEFA National League musim ini resmi belum pernah mendulang tiga poin atau kemenangan. Hal tersebut membuat pasukan Didier Deschamps kini sedang berada di peringkat terbawah klasemen A1.
Dan jika demikian, Prancis menyisakan dua laga penting di ajang ini. Tentu saja, itu harus mampu dikemas dengan kemenangan. Walaupun, dengan kemenangan Prancis tetap mustahil menyalip sang pemuncak klasemen. Tapi, dengan kemenangan itu, setidaknya Prancis bisa angkat kaki dari klasemen bawah itu. Sebab jika tidak, maka sang kampiun Liga Eropa itu kemungkinan akan tersenggol ke League B di dekade selanjutnya. Apakah Prancis bisa bangkit?
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Ricuh! Pertandingan Piala Bupati Bogor 2022 Berubah Bak Arena Gladiator, Wasit Dikejar-kejar Pemain
-
Diduga Marah Lihat Suaminya Main Sepak Bola, Istri Lakukan Aksi Nekat Ini
-
5 Hits Bola: Efek Shin Tae-yong, Bawa Timnas Indonesia Naik Drastis di Ranking FIFA hingga Lolos ke Piala Asia 2023
-
Profil Anne Tran, Wakil Prancis yang Tanding Melawan Ana dan Tiwi di Indonesia Open 2022
-
Kolaborasi Stellantis dan BMW Hadirkan STLA AutoDrive, Sistem Swakemudi Berbasis Valeo SCALA 3 Lidar
Hobi
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
Terkini
-
Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?
-
Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
Wake Me Up When September Ends
-
Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory
-
Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix