Perdebatan tentang tidur dengan kucing, apakah baik atau tidak, telah berlangsung sejak bertahun-tahun yang lalu. Di satu sisi ada yang menyatakan nyaman dan langsung lelap jika bersama binatang kesayangannya, sementara di sisi lain menyebut hal ini tidaklah baik bagi kesehatan. Oleh karenanya, di artikel ini, akan terdapat informasi sebagai pertimbangan baik dan buruknya tidur dengan kucing kesayangan.
Dilansir dari laman My Animals, pernyataan yang sebetulnya adalah kucing yang berinisiatif untuk tidur dengan pemiliknya. Bukan pemiliknya yang lebih dahulu ingin tidur dengan kucing. Oleh karena itu, kebiasaan ini akan mempengaruhi hubungan pemilik dan kucingnya.
Adapun tidur dengan kucing memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:
1. Intens hubungan antara pemilik dan binatang peliharaan akan terjalin erat. Kontak fisik yang terjadi selama tidur akan efektif menjalin ikatan yang kuat.
2. Kita akan merasa lebih tenang saat tidur dengan kucing kesayangan.
3. Membantu memulai hari dengan baik. Ya, saat kita bangun dan menemukan kucing berada di samping tubuh, maka kita akan bahagia dibuatnya. Apalagi ketika kucing tersebut memeluk kita.
Barangkali dengan membaca manfaat di atas, kamu akan berpikir kalau seseorang yang mengidap insomnia akan mudah tidur jika bersamaan dengan kucing.
Hal ini bisa saja terjadi, namun kamu tidak boleh lupa untuk mempertimbangkan hal-hal buruk berikut jika tidur dengan kucing:
1. Kucing adalah makhluk malam sementara manusia memiliki siklus aktivitas yang berbeda dengan mereka. Sehingga alih-alih tidur nyenyak, justru kita akan terganggu tidurnya lantaran mereka aktif lepas tengah malam.
2. Kita bisa alergi terhadap bulu kucing. Belum lagi jika mereka bermain di luar rumah yang bisa membawa parasite atau penyakit yang ditularkan pada manusia.
3. Jika kucingmu masih bayi, tidak menutup kemungkinan akan tertindih tubuh tuannya.
Demikian pertimbangan baik dan buruknya tidur dengan kucing. Kalau kamu tetap ingin bersama mereka, pastikan mereka sehat dan bersih. Ini adalah hal dasar demi mencegah terjadinya penularan.
Selanjutnya, kamu juga harus rutin membersihkan sofa atau tempat tidur agar bulu-bulu yang menempel tidak melekat di sana.
Baca Juga
-
4 Zodiak yang Gampang Baper dan Cepat Menangis, Siapa Saja Mereka?
-
Kamu Susah Move On dari Mantan? Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Benarkah Kesehatan Mental Bisa Terganggu Akibat Candu Media Sosial?
-
Cara Mengatasi Deadlock saat Menulis, Simak Tips Berikut Ini!
-
5 Tips agar Cerpenmu Dimuat di Koran dan Media Online
Artikel Terkait
-
Tahukah Kamu Mengapa Kucing Suka Berkelahi?
-
Lawan Insomnia, Inilah 5 Cara Mudah Mengantuk dan Cepat Tidur
-
Evan Dimas Curhat Susah Tidur Karena Jam Kick Off Terlalu Malam
-
Dihantam Cuaca Panas, Tokyo Jual Baju Berkipas Untuk Anjing dan Kucing
-
Liburan Tak Perlu Khawatir, Ini Perbandingan Jasa Penitipan Hewan Peliharaan Pet Hotel Vs Pet Sitter
Hobi
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Terkini
-
Kejutkan Penggemar, Tangled 2 Batal Produksi Buntut Tak Ada Ide Cerita
-
Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru
-
5 Drama China Tema Kerajaan Tayang di Netflix, Ada Unveil Jadewind
-
Di Ambang Senja Majapahit: Membaca Sabda Palon 4 karya Damar Shashangka
-
4 Barrier Serum, Rahasia Wajah Auto Lembap Maksimal dan Redness Reda!