Matchday ketiga gelaran Piala AFF 2022 Grup B kembali memakan korban. Bermain di New Laos National Stadium, tuan rumah Laos harus angkat koper lebih awal dari gelaran setelah kandas dua gol tanpa balas dari The Lions Singapura. Pada pertandingan yang menjadi penentu nasib tuan rumah tersebut, Laos harus tersungkur melalui dua gol tim tamu yang disumbangkan oleh Irfan Fandi pada menit ke 32 dan Shawal Anuar ketika pertandingan memasuki menit ke 90+4.
Kekalahan dari Singapura tersebut membuat Laos harus kembali mengubur mimpi mereka untuk melaju ke fase empat besar gelaran Piala AFF untuk pertama kalinya. Disadur dari laman aseanfootball.org, Dari 13 kali partisipasi Laos di gelaran Piala AFF, mereka selalu terhenti langkahnya di fase penyisihan grup.
Kekalahan dari Singapura juga membuat Laos harus menyusul langkah Brunei Darussalam yang sudah pasti tereliminasi dari gelaran pasca dibantai tujuh gol tanpa balas oleh Indonesia di pertandingan ketiga yang mereka jalani hari senin (26/12/2022) kemarin.
Laos sendiri menjalani turnamen Piala AFF edisi 2022 ini dengan buruk. Bergabung di grup B bersama dengan Malaysia, Vietnam, Singapura dan Myanmar, Timnas Laos langsung terkena bantai oleh tim favorit juara, Vietnam. Pada pertandingan pembuka, Laos yang bertindak sebagai tuan rumah, dihabisi enam gol tanpa balas oleh Vietnam di depan pendukung mereka sendiri.
BACA JUGA: Leslar Garis Keras! Emak-emak Potong Tumpeng Rayakan Ultah Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar
Pun demikian halnya dengan matchday kedua lalu. Bertekad untuk bangkit pasca kekalahan setengah lusin gol dari Vietnam, Laos yang bertandang ke markas Malaysia kembali kena bantai oleh Harimau Malaya. Pada pertandingan yang digelarn di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur tersebut, Laos kembali hancur dengan kebobolan lima gol tanpa balas dari sang tuan rumah.
Kesempatan Laos untuk memperpanjang nafas mereka di gelaran Piala AFF 2022 ini sejatinya terbuka lebar di matchday ketiga gelaran. Menjamu Singapura, Laos yang tampil sebagai tuan rumah mampu menampilkan permainan apik. Namun sayangnya, kematangan yang dimiliki oleh Singapura membuat mereka harus kembali gigit jari setelah kandas dua gol tanpa balas dari sang tamu. Sebuah kekalahan yang mengantarkan mereka menyusul Brunei Darussalam, tersingkir dari gelaran meski menyisakan satu partai tersisa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi
-
Camilan Lokal 'Go Global', Casa Grata Buktikan UMKM Indonesia Tembus Dunia Bersama BRI
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
-
Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder
-
Acer Iconia iM11: Tablet 5G Rp 4 Jutaan dengan Layar 2K yang Menggoda
-
Petualangan Penuh Makna ke Museum Blambangan dan Pantai Pulau Santen