Pemain muda Persebaya Surabaya yang juga memiliki label timnas Indonesia, Marselino Ferdinan akhirnya menemukan jalan karirnya di Benua Eropa. Disadur dari laman suara.com (1/2/2023), pemain berusia 18 tahun tersebut memutuskan untuk bergabung bersama KMSK Deinze yang berlaga di kompetisi kedua Liga Belgia.
Meski bermain di divisi kedua Liga Belgia, ternyata klub ini dihuni oleh enam pemain berlabel timnas lho. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lima pemain klub KMSK Deinze yang memiliki status pemain timnas bagi negaranya masing-masing. Tentunya, selain Marselino Ferdinan yang kita tahu bersama, merupakan penggawa Timnas Indonesia ya!
1. Ilhan Fandi
Nama pertama ini tentu tak begitu asing di telinga para pecinta sepak bola nasional. Iya, penyematan nama "Fandi" di belakang namanya sudah cukup untuk memberikan informasi bagi kita semua bahwa pemain ini merupakan putera dari Fandi Ahmad, legenda Timnas Singapura yang juga pernah bermain di Liga Indonesia.
BACA JUGA: Buka Bisnis Reflexology, Giorgino Abraham Tak Takut Imejnya Jadi Pijat Plus-Plus?
Disadur dari laman transfermarkt.com, pemain berusia 20 tahun ini telah membela timnas Singapura sebanyak 9 kali dan mendonasikan 2 gol bagi The Lions.
2. Djihad Bizimana
Secara statistik, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini tak bisa dikatakan sebagi pemain kaleng-kaleng. Pemain berkebangsaan Rwanda berusia 26 tahun ini tercatat telah mengawal lini tengah Rwanda sebanyak 44 kali, dan menyumbangkan 1 gol. Bisa dipastikan, catatan ini akan terus bertambah mengingat Djihad sendiri masih dalam usia emas pesepakbola.
3. Liam Fraser
Memiliki posisi sebagai defensive midfielder, pemain berkebangsaan Kanada ini tercatat telah 15 kali bermain untuk negaranya. Terbaru, Liam Fraser ini juga tercatat masuk dalam skuat Kanada di Piala Dunia Qatar 2022 lalu.
Namun sayangnya, dari tiga laga yang dimainkan oleh Kanada, Fraser tak sekalipun diberikan kesempatan oleh sang pelatih untuk merumput. Tiga laga yang dijalani oleh Kanada di grup F lalu, semuanya dilewati dengan status sebagai pemain cadangan.
4. Bafode Dansoko
Berposisi sebagai sayap kanan, Bafode Dansoko merupakan pemain nasional dari timnas Guinea. Pemain berusia 27 tahun tersebut tercatat telah empat kali membela negaranya, dan menjadi bagian ketika Guinea bertemu dengan negara-negara mapan dari Afrika seperti Afrika Selatan, Mesir, ataupun Aljazair.
BACA JUGA: Cara Makan Mayang Dinilai Lebih Sopan dari Fuji, Warganet Tak Terima: Takut Lipstik Luntur
5. Teo Quintero
Nama terakhir di klub KMSK Deinze yang berlabel timnas adalah Teo Quintero. Pemain kelahiran 2 Maret 1999 ini setidaknya telah empat kali mendapatkan panggilan bergabung bersama Timnas Venezuela.
Namun sayangnya, hingga saat ini Quintero belum merasakan debutnya bersama timnas karena hanya menjadi pemain cadangan, atau bahkan tidak dimasukkan dalam skuat yang bermain.
Nah, itu dia 5 pemain KMSK Deinze yang berlabel timnas selain Marselino Ferdinan. Dengan rekan-rekan seklub yang berkualitas, kita harapkan Marceng bisa mendapatkan banyak ilmu ya di sana!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui