Ayu Nabila | Hafsah Azzahra
Ilustrasi menulis artikel (Unsplash/Thought Catalogue)
Hafsah Azzahra

Menulis artikel adalah pekerjaan dan hobi bagi sebagian orang. Sebab di era digital yang semakin berkembang pesat ini, semakin banyak media yang memfasilitasi penulis untuk menerbitkan karyanya. 

Penulis pasti akan senang bila karyanya bisa dinikmati banyak orang, terlebih sambil dibayar. Namun, tidak semua penulis bisa merasakan hal ini. Hanya yang karyanya lolos kurasi oleh editor yang karyanya bisa mejeng di website media. Lalu, bagaimana cara agar artikelmu cepat lolos kurasi oleh editor? Simak 3 tips berikut ini, ya! 

1. Foto

Pilihlah foto yang menarik dengan kualitas jernih untuk tulisanmu. Karena sebagus apa pun karyamu, jika foto yang tersemat di headline tidak menarik, editor pasti akan malas untuk meliriknya.

BACA JUGA: Janji Luhut Soal Masalah Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jangan lupa juga untuk mencantumkan sumber foto yang legal. Ingat, editor adalah orang yang super sibuk. Ia tidak hanya bertugas mengkurasi artikelmu, tetapi juga ribuan artikel lain yang masuk setiap harinya. Sehingga, mereka pasti malas jika menemukan artikel yang fotonya tidak sesuai ketentuan seperti itu. 

2. Populer

Masing-masing media memiliki topik populer yang berbeda. Dengan melihat, mempelajari, dan memodifikasi topik populer di media yang kamu tuju tentu akan membuat artikelmu lebih cepat dilirik oleh editor. 

3. Fokus

Perhatikanlah susunan kalimat dari artikel yang kamu tulis. Usahakan menulis dengan fokus pada 1 tema atau angle tertentu dalam satu judul. Hindari menulis 2 angle dalam satu artikel hany demi mengejar jumlah kata. Artikel seperti ini tentu akan kurang menarik dan membuat editor kesulitan untuk mengeditnya. 

BACA JUGA: Bangga! Mahasiswa Asal Indonesia Ini Jadi Presiden BEM Columbia University

4. Aktual

Aktual adalah hal yang harus diperhatikan bila menulis artikel yang bersifat news. Hal ini karena sifat dari artikel tersebut yng harus ditulis sesegera mungkin. Bila tidak, berita yang kamu laporkan sudah 'basi' karena ada fakta terkini yang lebih relevan dengan topik tersebut. 

5. Tidak Mengutip Kompetitor

Beberapa media melarang penulis untuk mengutip sumber artikel dari media lain (kompetitor). Sehingga, penulis harus membaca syarat dan ketentuan artikel di website tersebut agar aman sebagai sumber artikel.

Hal tersebut karena beberapa media memiliki hak eksklusif terhadap suatu sumber yang hanya bisa diakses oleh mereka, sehingga pihak lain tidak boleh sembarangan mengambil. 

Demikian 5 tips agar artikelmu cepat lolos kurasi oleh editor. Semoga membantu! 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS