Kabar mengejutkan kembali berhembus dari federasi induk persepakbolaan dunia, FIFA. Melalui rilis resminya di laman fifa.com, organisasi yang menjadi naungan seluruh asosiasi persepakbolaan di dunia tersebut menyatakan bahwa mereka mencoret Peru sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U-17 yang sedianya akan digelar pada bulan November-Desember 2023 mendatang.
Tentu saja kabar ini cukup mengejutkan, pasalnya, belum lama ini FIFA memastikan Indonesia batal menjadi tuan rumah untuk gelaran Piala Dunia U-20, dan tak ada sepekan kemudian, disusul Peru yang juga gagal menggelar Piala Dunia U-17.
Meskipun mengalami nasib yang sama, namun dasar pembatalan status tuan rumah yang dialami oleh Indonesia dan Peru sangatlah berbeda. Setidaknya, jika kita mengikuti rilis resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, maka ada dua hal mendasar yang membuat Indonesia maupun Peru batal menjadi host di ajang prestisius tersebut.
Bagi Peru, alasan utama mengapa FIFA membuat keputusan pembatalan status tuan rumah adalah karena ketidaksiapan mereka dalam mengakomodir sarana dan prasarana untuk perhelatan. Melalui rilis resmi mereka di laman fifa.com (3/4/2023) FIFA menuliskan "The move was made given the inability of the host country to fulfil its commitments to completing the infrastructure required to stage the tournament," di mana, dapat dipastikan bahwa dasar keputusan itu diberikan karena ketidakmampuan negara tuan rumah untuk menjalankan komitmen mereka untuk melengkapi infrastruktur guna menyelenggarakan turnamen.
Sementara bagi Indonesia, FIFA sendiri tak menjelaskan secara rinci, selain menuliskan kalimat yang menunjukkan bahwa kondisi terkini lah yang membuat mereka mengambil keputusan untuk membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah.
"Following today’s meeting between FIFA President Gianni Infantino and President of the Football Association of Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA has decided, due to the current circumstances, to remove Indonesia as the host of the FIFA U-20 World Cup 2023™" tulis FIFA di laman fifa.com (29/3/2023).
Tentu saja apa yang dilakukan oleh FIFA ini membuat para pecinta sepak bola dunia terkejut. Karena dalam tempo kurang dari satu pekan, mereka membatalkan status tuan rumah untuk Indonesia dan Peru. Uniknya lagi, dua event yang dibatalkan tersebut juga bukanlah sebuah agenda yang berlabel kaleng-kaleng.
Bagaimana nih? Indonesia siap maju menggantikan Peru?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Peru Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Indonesia Siap Jadi Pengganti?
-
Disebut Tak Jamin Menang di Pilpres 2024, Koalisi Besar Malah Siap Rangkul PDIP Berkoalisi
-
Bereaksi Gagalnya Indonesia Bermain di Piala Dunia U-20, Ketua Dewan Syuro Partai Ummat Soroti Elektabilitas Ganjar Pranowo
-
Ganjar Pranowo Minta Hokky Caraka Jangan Larut dalam Kecewa, Deddy Corbuzier: Saya Juga Bisa Ngomong Gitu
-
Blak-blakan Ganjar Pranowo Soal Piala Dunia U-20: Saya Tidak Pernah Menyesal, Karena Itu.
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya