Pasca mengantarkan Indonesia kembali membawa pulang medali emas Sea Games cabang sepak bola setelah 32 tahun lamanya puasa gelar, coach Indra Sjafrie diserahi tugas untuk membesut Timnas U-23 oleh federasi.
Agenda terdekat yang harus segera dipersiapkan dengan baik adalah perhelatan Piala AFF U-23 yang akan digelar di Thailand pada bulan Agustus 2023 mendatang.
Selain diprediksi akan tetap mempergunakan skuat Timnas U-22 sebagai tulang punggung timnya, pelatih asal Sumatera Barat tersebut juga dipastikan akan mencari tenaga baru untuk memperkuat skuat yang dibesutnya.
Beberapa pemain baru bahkan disinyalir telah masuk dalam bidikan pelatih yang membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 pada tahun 2013 tersebut.
Dua nama yang mengemuka, sepertimana disadur dari laman bolatimes.com adalah Ivar Jenner dan Rafael Struick. Dua pemain naturalisasi ini digadang-gadang akan masuk dalam skuat Timnas U-23 yang diproyeksikan oleh Indra Sjafri untuk Piala AFF di Thailand bulan Agustus mendatang.
Bagi pelatih lain, memilih pemain naturalisasi untuk masuk ke tim yang dibesutnya mungkin merupakan sebuah hal yang biasa. Namun tidak demikian dengan Indra Sjafrie.
Sepanjang sejarah karier kepelatihannya di Timnas Indonesia beragam kelompok umur, pelatih yang satu ini terlihat sekali selalu memenuhi skuatnya dengan talenta-talenta asli dari wilayah Nusantara.
Bahkan karena kebijakannya tersebut, banyak kalangan menilai bahwa coach Indra sangat anti dengan pemain keturunan, apalagi dengan pemain naturalisasi. Sebuah pendapat yang wajar berhembus karena melihat track record coach Indra sejauh ini memang tak pernah mempergunakan pemain naturalisasi dalam skuatnya.
Namun, paradigma tersebut dipastikan akan luntur jika dirinya benar-benar memanggil Ivar Jenner dan Rafael Struick ke dalam skuatnya.
Selain akan memperkuat tim yang dibangunnya, kehadiran kedua pemain berdarah Eropa tersebut juga dipastikan akan membuat pandangan para pencinta sepak bola terhadap coach Indra berbalik, dari pelatih yang identik anti naturalisasi, menjadi pelatih yang tak masalah dengan pemain naturalisasi.
Kita tinggal menunggu, apakah rencana coach Indra memanggil dua pemain tersebut akan menjadi sebuah kenyataan? Pasalnya kita tentu juga penasaran bagaimana performa para pemain naturalisasi tersebut ketika memainkan gaya permainan khas coach Indra yang selama ini identik dengan permainan bola-bola cepat.
Baca Juga
-
FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter
-
Meski Berakhir Ricuh, Sudah Sepatutnya Persepakbolaan Indonesia Berterima Kasih kepada Persib
-
Meski Inferior Ketimbang Indonesia, Saint Kitts and Nevis Ternyata Miliki 10 Pemain Diaspora!
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
Artikel Terkait
-
Rencana Wali Kota Surabaya akan Mengarak Pemain Timnas Indonesia Dikecam Publik: Tolong Fokus Latihan Saja!
-
Timnas Indonesia Diundang Tampil di Piala Dunia Senior 2023, Segrup Inggris hingga Thailand
-
KOCAK! Cristiano Ronaldo Ingatkan Messi Cs Jelang Laga Indonesia Vs Argentina: Jangan Sombong Kalau Belum Kalahkan Negara Satu Ini
-
Berburu Tiket Indonesia vs Palestina? Lebih Baik Ketahui Dahulu 4 Hal Ini!
-
Potret Punggawa Persib Saat Latihan Fisik dengan Timnas Indonesia
Hobi
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
Terkini
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Adu Nasib Antar Generasi: Romantisasi Derita dan Retaknya Empati di Rumah
-
4 Parfum Lokal dengan Sentuhan Aldehydes, Cocok Dipakai saat Bukber
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa