Pemain muda timnas Indonesia, Marselino memang kerap menampilkan aksi random dalam berbagai kesempatan. Tak hanya dikenal tengil saat pertandingan, pemain didikan Persebaya Surabaya ini juga diketahui sering melakukan aksi random nang menggelitik ketika berada di luar lapangan.
Baru-baru ini, sebuah video pendek berisikan aksi random dari pemain berusia 18 tahun tersebut tersebar luas di salah satu platform video YouTube. Dalam video yang diunggah oleh akun YouTube @BedugalSport tersebut, tampak aksi Marselino yang tengah naik ke meja ruang ganti pemain KMSK Deinze.
Tampak dalam tayangan itu, Marselino yang berada di atas meja ruang ganti dan dikerumuni oleh para pemain dan staff KMSK Deinze, melontarkan ucapan terima kasih kepada mereka mereka yang telah membantunya.
"Thank you very much, you all let me to grow up. Thank you very much (terima kasih banyak, kalian semua telah mengijinkanku untuk tumbuh dan berkembang bersama, terima kasih banyak)" ucap Marselino yang disambut dengan applause rekan-rekan setimnya.
Tampak sekali dalam video tersebut, rekan-rekan satu klub Marselino Ferdinan memberikan respon yang sangat positif kepada wonderkid Indonesia tersebut. Tak hanya itu, beberapa di antara mereka bahkan memberikan dukungan verbal kepada sang pemain.
Meski hanya mengucapkan sepatah kalimat dalam aksi randomnya tersebut, namun ternyata warganet pengguna YouTube tetap membanjiri aksi pemain yang sukses mengantarkan Indonesia meraih medali emas di Sea Games cabang sepak bola tersebut dengan komentar bernada positif.
"Marselino adalah pemain timnas paling gokil dan jahil... Habis cetak gol selebrasinya nabok kepala teman sendiri," komentar akun Hendi Guna***.
"Terus semangat dan terus tingkatkan kualitas Marselino Ferdinan maka level yang lebih tinggi menanti anda. Semoga nanti anda dapat bermain di Real Madrid, Manchester City, Bayern Munchen dan klub-klub kasta teratas Liga Eropa...... Mantap mantap joss..... Marselino Ferdinan Mantap Luar Biasa," harap Raka Marh***.
"Masih muda tapi bisa mengontrol emosi, mantap. Makin bersinar karirnya," komentar Gembong golamp***.
Semoga karir Marceng semakin bersinar ya di persepakbolaan dunia. Siapa tahu setelah melakukan aksi random di atas meja ruang ganti KMSK Deinze, suatu saat Marceng bisa melakukannya di ruang ganti Manchester United, Real Madrid, Liverpool, Barcelona atau klub-klub besar dunia lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Bintang Argentina Membela Indonesia di Laga FIFA Matchday?
-
CEK FAKTA: Sebastian Veron akan Jadi Teman Duet Shin Tae Yong Tukangi Timnas Indonesia
-
Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Ungkap Kondisinya Usai Dikabarkan Cedera
-
CEK FAKTA: Eric Abidal Tolak Gaji dari PSSI demi Latih Timnas Indonesia U-19
-
Eks Persebaya Marselino Ferdinan Ungkap Keinginan Jadi Polisi, Segera Tinggalkan Sepak Bola?
Hobi
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Rangkuman Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Kembali Berkuasa!
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
Terkini
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
-
Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam