Dua level Timnas Indonesia, yakni Timnas U-17 dan Timnas U-23 akan memiliki gawe besar pada 2023 ini. Setidaknya, terdapat empat agenda yang akan dijalani oleh dua timnas tersebut.
Disadur dari laman pssi.org, Timnas U-17 akan menjalani turnamen berkelas dunia dengan tajuk Piala Dunia U-17, sementara Timnas U-23, akan menghadapi tiga kompetisi sekaligus yakni Piala AFF U-23, Asian Games Hangzhou, dan Kualifikasi Piala Asia U-23.
Menghadapi padatnya kegiatan pada tahun ini, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia telah memutuskan untuk memasukkan empat agenda tersebut dalam dua kategori berdasarkan prioritas. Erick Thohir sang ketua umum menyatakan, 2023 ini dua kegiatan tersebut akan menjadi prioritas utama, sementara dua sisanya masuk dalam kategori non-prioritas.
Sudah tahu, mana agenda yang menjadi prioritas dan mana yang bukan prioritas? Mari kita bahas!
1. Agenda Prioritas
Dalam penjelasannya, sepertimana disadur dari laman Suara.com (5/7/2023), Erick Thohir memasukkan dua agenda Timnas di tahun ini sebagai prioritas.
Agenda tersebut adalah perhelatan putaran final Piala Dunia U-17 yang akan diikuti oleh skuat Timnas U-17 asuhan pelatih Bima Sakti, dan Kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan dijalani oleh anak asuh coach Shin Tae Yong.
Pemilihan kedua agenda ini menjadi prioritas tentu bukan tanpa alasan. Yang pertama, karena putaran final Piala Dunia U-17 digelar di kandang sendiri, sehingga Timnas U-17 harus bisa menampilkan permainan yang terbaik dan tak mengecewakan para suporter tuan rumah.
Sementara yang kedua, Kualifikasi Piala Asia U-23 karena sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen ini, Timnas Indonesia U-23 tak pernah sekalipun lolos ke putaran final turnamen.
2. Agenda Non-Prioritas
Sekarang, kita ke agenda non-prioritas dari PSSI. Dua turnamen yang akan dijalani oleh Timnas U-23, yakni Piala AFF U-23 dan Asian Games Hangzhou, tak menjadi target utama federasi di tahun ini.
Kedua ajang tersebut hanya akan dijadikan sebagai ajang antara, atau pemberian pengalaman kepada para pemain muda agar lebih berkembang dan siap menjadi pondasi Timnas Indonesia senior.
Bahkan, dalam lansiran dari laman bolatimes.com (7/7/2023), PSSI akan mengirimkan skuat Timnas U-20 yang dinakhodai oleh Indra Sjafrie ke ajang Asian Games yang akan digelar pada bulan September hingga Oktober 2023 mendatang.
Hal tersebut diputuskan oleh PSSI karena ingin memberikan pengalaman kepada Timnas U-20 yang beberapa waktu lalu gagal mentas di Piala Dunia U-20 karena batal menjadi tuan rumah.
Itulah pembagian empat agenda yang akan dijalani oleh Timnas Indonesia tahun ini. Bagaimana nih pendapat teman-teman pembaca?
Tag
Baca Juga
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Dapat Pekerjaan Baru, Patrick Kluivert Bakal Bikin Timnas Suriname Melesat Tajam! Tapi ke Mana?
-
Elkan Baggott Nyatakan Siap Comeback, Justin Hubner Harus Siap Jadi Tumbal The Big Elk!
Artikel Terkait
-
Cek Fakta: Erick Thohir Bawa Kapolri Usut Kasus Stadion JIS, Anies Baswedan Siap Masuk Bui?
-
CEK FAKTA: Erick Thohir Berhasil Jebloskan Anies Gegara Stadion JIS
-
Soroti Kinerja Wasit yang Buruk, CEO Persebaya Surabaya Surati Erick Thohir
-
Program Naturalisasi, Madu atau Racun bagi Timnas Indonesia?
-
CEK FAKTA, Erick Thohir Turun Tangan, Wasit Arema vs Persib Dihukum Seumur Hidup
Hobi
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
Terkini
-
Park Eun Bin Pertimbangkan Peran Antagonis di Drama Saeguk The Wicked Queen
-
Menyoal Tahanan Rumah Eks Menteri Agama Yaqut: Kenapa Begitu Istimewa?
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Yuna ITZY Solo Era: Ketika Visual Kelas Kakap Beradu Nasib sama Lagu Bubblegum yang Nagih Parah
-
Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali