Pemain keturunan Indonesia yang berlaga di pentas tertinggi kompetisi sepak bola negeri Belanda, Tijjani Reijnders akhirnya berlabuh ke klub raksasa Italia, AC Milan. Disadur dari laman suara.com (16/1/2027), pemain berusia 24 tahun tersebut akhirnya menemukan kesepakatan dengan tim merah hitam, setelah sebelumnya sempat mengalami beberapa kali tarik ulur.
Bergabungnya pemain kelahiran 29 Juli 1998 tersebut dengan AC Milan yang memiliki sejarah dan tradisi panjang di persepakbolaan Eropa, secara nyata membuktikan naluri pencarian bakat yang dimiliki oleh coach Shin Tae Yong benar-benar berkelas. Sebelum diungkapkan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut, mungkin sebagian besar para pencinta sepak bola nasional tak mengenal nama yang satu ini.
Nama Tijjani Reijnders sendiri mulai terangkat ketika pelatih yang menakhodai Korea Selatan di pentas Piala Dunia Rusia tahun 2018 tersebut meminta kepada PSSI untuk melakukan pendekatan guna dinaturalisasi. Saat itu, nama seorang Reijnders masih sangat asing, bahkan mungkin baru terdengar di telinga kita.
BACA JUGA: Rilis Jadwal dan Tempat Seleksi Terbuka Timnas U-17, PSSI Justru Panen Protes
Sama halnya dengan para pemain rekomendasi coach Shin lainnya, nama Tijjani perlahan mulai melambung di persepakbolaan negeri ini, setelah sang pelatih menyatakan bahwa pemain yang satu ini memiliki potensi yang besar di masa mendatang. Maka tak mengherankan jika coach STY begitu ngebet untuk bisa memasukkan nama pemain yang satu ini dalam skuat Timnas yang dibesutnya.
Bahkan, ketika kemudian Tijjani menyatakan penolakannya terhadap pendekatan yang dilakukan oleh PSSI, coach Shin selalu memberikan dorongan kepada federasi untuk tak menyerah dan melepaskan pemain yang satu ini. Karena naluri pelatih coach Shin menyatakan, Tijjani akan menjadi pemain besar, dan jika bisa "dibajak" oleh Indonesia, maka hal tersebut akan mendatangkan keuntungan besar bagi skuat Garuda.
Dan kini akhirnya apa yang diprediksikan oleh coach STY menjadi kenyataan. Tijjani Reijnders yang selama ini selalu dipantau olehnya, tinggal menunggu peresmiannya saja bersama dengan AC Milan. Namun sayangnya, dengan bergabung bersama AC Milan, kans Tijjani untuk beralih kewarganegaraan menjadi WNI akan semakin sulit, karena akan sangat mungkin dirinya lebih memprioritaskan Timnas Belanda, yang kabarnya juga sudah mulai berancang-ancang untuk melakukan pemanggilan terhadap dirinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
Artikel Terkait
Hobi
-
Argentina vs Swiss: Adu Kecerdasan Taktik Demi Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Buktikan Tim Kelas Juara dan Siap Lawan Prancis
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Jelang Laga, Swiss Klaim Punya Cara Meredam Messi Cs Demi Lolos Semifinal
-
Lamine Yamal dan Pembuktian Kualitas di Laga Spanyol vs Belgia
Terkini
-
Menteri Bacok hingga Jaksa Glamor Mati Mengenaskan? Ulasan Sang Eksekutor!
-
Jaehyun NCT Rangkul Ketidaksempurnaan Cinta di Lagu Terbaru, 99 Degrees
-
Kekayaan Alam Diekspor, Tagihannya Dipulangkan kepada Rakyat
-
The Diary of a Young Girl: Catatan Anne Frank yang Menjadi Saksi Kelam Holocaust
-
5 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Tidak Mudah Rusak