Garuda United yang berisikan para pemain Timnas Indonesia U-17 akan kembali menjalani laga uji coba kedua pada tanggal 5 Agustus 2023. Bertempat di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali Muhammad Iqbal Gwijanggae akan berjibaku melawan tim muda dari Kashima Antlers. Sebuah lawan yang tentunya tak kaleng-kaleng karena berasal dari salah satu akademi tim terbaik yang berada di kawasan benua Asia.
Sepertimana disadur dari laman suara.com (1/8/2023), tim yang akan dihadapi oleh anak asuh coach Bima Sakti tersebut adalah tim yang berusia 18 tahun. Jika kita menilik data dari laman transfermarkt.com, Tim U-18 Kashima Antlers tersebut saat ini memiliki skuat berjumlah 24 pemain dan rerata usia 17,7 tahun.
Dari jumlah 24 pemain itu, tak satupun diantara mereka yang berstatus sebagai pemain nasional. Namun demikian, bukan berarti mereka tak memiliki prestasi mentereng. Di lemari trofi kelompok umur 18 tahu, setidaknya terdapat 3 trofi resmi yang telah mereka rengkuh.
Di pentas Prince Takamodo U-18 Premier League Eastm mereka tercatat telah berhasil memenangi ajang ini sebanyak dua kali. Kashima Antlers U-18 berhasil menjadi juara pada edisi 2015 dan 2018. Sementara di tingkat nasional, pada tahun 2015 mereka berhasil memenangi ajang Japanese Prince Takamodo U-18. Sementara untuk trofi-trofi tak resmi, dipastikan lebih banyak lagi yang berhasil mereka rengkuh.
Sementara di level senior, tentu sudah tak perlu ditanyakan lagi. Kashima Antlers yang merupakan salah satu raksasa sepak bola Jepang, telah berhasil beberapa kali menjadi juara di kompetisi berlevel kontinen. Salah satu prestasi tertinggi yang mereka torehkan adalah berhasil menjuarai Liga Campions Asia yang merupakan kompetisi antar klub kasta tertinggi di benua Asia pada tahun 2018 lalu. Sementara untuk tingkatan domestik, mereka berhasil merajai hampir di semua ajang kompetisi yang diikuti.
Laga melawan Kashima Antlers U-18 merupakan laga uji coba kedua bagi Timnas Indonesia U-17. Sebelumnya, pada tanggal 2 Agustus 2023 lalu, Garuda United U-17 telah melakoni laga uji coba pertama melawan Barcelona Juvenil A, dan harus menelan kekalahan dengan skor cukup lebar, tiga gol tanpa balas.
Semoga saja di pertandingan kedua ini Timnas Indonesia U-17 bisa bangkit ya!
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan