Absennya salah satu pilar tangguh timnas Indonesia, Jordi Amat membuat sebagian besar pengamat sepak bola bertanya-tanya mengenai bagaimanakah kondisi lini belakang timnas nanti.
Hal ini cukup wajar mengingat bek berusia 31 tahun tersebut memang hampir tidak pernah absen membela timnas Indonesia setelah dinaturalisasi pada tahun 2022 silam. Bek yang juga pernah membela timnas U-20 Spanyol tersebut seakan-akan menjadi ‘roh’ di lini belakang timnas Indonesia.
Dilansir dari laman resmi PSSI, absennya Jordi Amat karena menderita cedera bahu memang telah diatasi oleh pelatih kepala, Shin Tae-yong dengan memanggil bek veteran, Fachruddin Aryanto.
Bek berusia 34 tahun tersebut memang menjadi salah satu pemain dengan jam terbang tinggi di timnas sejauh ini. Namun, dari segi permainan Fachruddin memang cukup berbeda dari Jordi Amat yang mampu memainkan peran Libero (Sweeper).
Kekosongan peran inilah yang kembali menjadi pertanyaan siapakah yang akan menggantikan peran Jordi di lini belakang timnas Indonesia.
Beberapa pengamat memiliki pendapat bahwa gelandang bertahan sekaligus defender asal klub Persi Bandung, Rachmat Irianto akan menggantikan peran dari Jordi Amat dalam laga kontra Brunei Darussalam pada 12 dan 17 Oktober nanti.
Pemain yang Mampu Bermain di Banyak Posisi
Pelatih kepala timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang cukup dikenal menyukai pemain-pemain yang mampu bermain di banyak peran dan posisi atau versatile.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut memang beberapa kali memilih pemain yang dikenal cukup banyak memiliki pos permainan. Sebut saja Egy Maulana Vikri, Yakob dan Yance Sayuri, Sandy Walsh, Witan Sulaeman, dan Rachmat Irianto.
Rachmat Irianto memang sudah sering menjadi andalan di lini tengah timnas Indonesia. bersama rekannya di Persib dan timnas Indonesia, Mark Klok, pemain berusia 23 tahun tersebut menjadi sosok yang cukup mobile dalam menjaga kedalaman lini tengah timnas Indonesia.
Pemain yang sejatinya berposisi sebagai bek tengah sebagai posisi naturalnya tersebut juga kerap kali dipasang sebagai gelandang bertahan, bek kanan, bek kiri, dan bek tengah oleh pelatih Shin Tae-yong.
Kebiasaan timnas Indonesia yang memasang 3 bek tengah pasti akan memerlukan 1 pemain belakang dengan tipikal Libero (Sweeper).
Peran yang sejatinya dimiliki oleh Jordi Amat sebagai pembangun serangan ini kemungkinan akan diserahkan kepada Rachmat Irianto apabila Shin Tae-yong melakukan formasi 3 bek saat melawan Brunei Darussalam di ajang kualifikiasi Piala Dunia 2026 nanti.
Dilansir dari laman resmi PSSI, Rachmat Irianto sejatinya sudah pernah dipasang sebagai seorang Libero di lini belakang saat timnas Indonesia melakoni laga FIFA Matchday kontra Curacao di tahun 2022 kemarin.
Dia pula juga pernah dipasang sebagai Libero saat timnas Indonesia melakukan beberapa laga di ajang AFF Cup 2020 silam.
Tentunya patut dinanti apakah pemain dengan tinggi badan 173 cm tersebut akan kembali dipasang sebagai seorang Libero di lini pertahanan, atau justru bisa saja Shin Tae-yong melalukan eksperimen lain saat laga kontra Brunei pekan ini.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Dikaitkan dengan Suwon FC, Begini Reaksi Pratama Arhan
-
Pemain Persib Bandung Ini Menepi saat Latihan Perdana Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Target Sandy Walsh Antar Timnas Indonesia Setara Vietnam hingga Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Jengkel ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Brunei, Ada Apa
-
Pratama Arhan Komentari Perkembangan Timnas Indonesia Selama Dilatih STY
Hobi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat
-
Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah
-
Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?