Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 round 1 antara Indonesia vs Brunei Darussalam jelang menghitung hari saja. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Brunei Darussalam di Leg pertama pada Kamis (12/10/2023) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Timnas Indonesia kemudian akan melakoni laga tandang ke Brunei pada 17 Oktober 2023 mendatang.
Timnas Brunei juga telah merilis 25 nama pemain yang akan masuk ke dalam skuad berjuluk “Tebuan” tersebut. Uniknya, dari 25 pemain tersebut 12 pemain merupakan punggawa klub asal Brunei, yakni DPMM yang berkompetisi di Singapore Premier League.
Liga Singapura memang dikenal mengijinkan klub-klub luar Singapura untuk berkompetisi di liganya. Meskipun dianggap kalah peringkat dari Indonesia, namun beberapa pemain timnas Brunei yang dibawa kali ini perlu diwaspadai oleh anak asuhan pelatih Shin Tae-Yong. Berikut 3 pemain kunci timnas Brunei yang perlu diwaspadai oleh skuad garuda.
1. Abdul Azizi Ali Rahman
Pemain berusia 36 tahun ini merupakan salah satu pemain veteran yang masih memperkuat timnas Brunei hingga saat ini. Melansir dari data transfermarkt.co.id, pemain yang berposisi sebagai striker ini sudah membela timnas Brunei sejak tahun 2015 silam dan telah mencatatkan 3 gol dari 18 laga.
Punggawa klub DPMM ini tentunya menjadi salah satu pemain yang perlu diwaspadai oleh Elkan Baggott dan kolega di lini belakang.
2. Hendra Azam Idris
Salah satu pemain veteran yang juga memperkuat timnas Brunei jelang laga kontra Indonesia adalah Hendra Azam Idris. Gelandang sekaligus kapten timnas Brunei ini memang telah berusia 35 tahun saat ini.
Namun, pemain yang telah membela skuad timnas Brunei sejak tahun 2009 ini tentunya menjadi salah satu pemain kunci di lini tengah Brunei Darussalam. Pemain ini juga dikenal memiliki umpan-umpan akurat yang dapat merepotkan pertahanan timnas Indonesia.
3. Adi bin Said
Salah satu pemain yang juga perlu diwaspadai oleh lini belakang skuad garuda adalah Adi bin Said. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tengah dan winger ini tercatat menjadi salah satu pencetak gol terbanyak yang masih aktif di timnas Brunei hingga saat ini.
Sejak debut di timnas senir Brunei di tahun 2012 silam, Adi bin Said telah mengemas 26 penampilan dan mencetak 7 gol. Selain iti, pemain asal klub Kasuka FC ini juga dikenal memiliki kecepatan yang dapat merepotkan lini pertahanan skuad garuda.
Nah, itulah beberapa pemain timnas Brunei yang perlu diwaspadai oleh skuad Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam, Shin Tae-yong Istirahatkan Rafael Struick dan Marselino Ferdinan
-
3 Pemain yang Berpeluang Debut di Timnas Indonesia Saat Melawan Brunei Darussalam
-
Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main dengan Formasi 1-1-8, Kapten Brunei: Kami Bakal Tumpuk Pemain di Lini Pertahanan
Hobi
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
Terkini
-
Anime Shin Oishinbo Ungkap Tiga Pengisi Suara Utama Jelang Tayang 2027
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!
-
Hidup Penuh Drama Demi Validasi? Kenali Beda 'Self-Appreciation' dan Main Character Syndrome
-
Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik