Geliat kabar sepakbola nasional sepertinya tidak ada habisnya. Setelah dalam beberapa hari terakhir PSSI telah mengumumkan akan melanjutkan proses naturalisasi pemain keturnan, yakni Justin Hubner, kini, PSSI kembali dikabarkan tengah mengincar beberapa pemain diaspora yang akan dinaturalisasi guna membela timnas Indonesia.
Melansir dari kanal berita suara.com, kabar ini berhembus ketika ketua umum PSSI, Erick Thohir sedang mencoba mendekati beberapa pemain keturunan yang kini tengah merumput di luar negeri guna dinaturalisasi untuk membela timnas Indonesia di masa depan. Tentunya langkah ini dianggap cukup baik mengingat memang sedikit pemain keturunan Indonesia yang bermain di posisi penyerang atau striker.
“Kami sedang mencari pemain tambahan di posisi penyerang. Mudah-mudahan nanti 2 minggu ada kabar bagus,” ujar Erick Thohir seperti yang dikutip dari akun Instagram @futboll.indonesiaa.
BACA JUGA: Lagi-Lagi Masalah Fisik dan Stamina yang Jadi Momok bagi Timnas Indonesia U-17
Sejauh ini memang timnas Indonesia hanya memiliki 1 pemain yang berposisi sebagai penyerang, yakni Rafael Struick. Keinginan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong dalam menambah pemain keturunan di posisi penyerang memang cukup susah mengingat jarangnya pemain yang berposisi di sektor lini depan tersebut. Namun, sejak berita naturalisasi penyerang tersebut menguat, salah satu nama diberitakan menjadi kandidat kuat, yakni Ilias Alhaft.
Profil Singkat Ilias Alhaft, Nama yang Dirumorkan akan Dinaturalisasi
Nama Ilias Alhaft kembali dikaitkan sebagai calon penyerang yang akan dinaturalisasi oleh PSSI. Pemain kelahiran Belanda yang memiliki darah Belanda-Maroko-Indonesia ini dulu sempat dirumorkan akan dinaturalisasi guna membela timnas Indonesia. Namun, Ilias Alhaft sejatinya bukanlah striker murni, namun penyerang sayap yang bisa bermain sebagai penyerang tengah.
BACA JUGA: Piala Dunia U-17: Satu Poin Timnas Indonesia Cukup untuk Membungkam Suara Miring
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Ilias Alhaft lahir di Rotterdam pada 23 Februari 1997. Pemain yang memiliki tinggi badan 172 cm ini merupakan jebolan akademi Sparta Rotterdam. Bersama klub asal kota Rotterdam tersebut, Ilias Alhaft sukses mempersembahkan 1 gelar Eerste Divisie di musim 2015/2016. Tercatat, pemain yang juga memiliki garis keturunan Maroko ini bermain dari musim 2015 hingga 2019 bersama Sparta Rotterdam.
Kariernya mulai menanjak saat membela Almere City dari tahun 2019 hingga 2023. Bersama Almere City, dia telah mencatatkan 93 penampilan dan sukses mengemas 18 gol. Kini, Ilias Alhaft membela klub asal Liga Armenia, yakni Noah FC dan sejauh ini telah membukukan 8 penampilan dan mencetak 2 gol. Dia juga tercatat pernah membela timnas junior Belanda dari usia kelompok umur U1-8 dan U-20.
Tentunya patut ditunggu apakah seorang Ilias Alhaft merupakan nama penyerang yang akan dinaturalisasi oleh PSSI guna membela timnas Indonesia di masa depan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Ghea Youbi Minum Pakai Dot Bayi, Netizen Nyinyir: Emang Boleh Secaper Ini?
-
Mengenal 6 Pahlawan Nasional Baru yang Ditetapkan Jokowi
-
Kenalin Syed Saddiq, Menteri Muda yang Dihukum Cambuk Karena Korupsi
-
Profil Mantu Jokowi Bobby Nasution, Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran
-
Profil Cak Diqin, Legenda Campursari Meninggal Dunia
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?