Salah satu legenda MotoGP, Valentino Rossi, masih eksis di dunia balap hingga saat ini, meskipun sudah pensiun sejak tahun 2021 lalu.
Satu musim pasca pensiun saja, pembalap asal Italia ini kembali terlibat di MotoGP dengan debutnya tim Mooney VR46 Racing Team, sebuah tim yang ia prakarsai dengan rider yang berasal dari VR46 Academy.
Terhitung saat ini ada 4 rider MotoGP yang berasal dari akademi milik Rossi, seperti Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, Luca Marini, dan Marco Bezzecchi.
Mooney VR46 Academy tahun 2022 tampil bersama Marco Bezzecchi dan Luca Marini sebagai rider. Tak sampai disitu, salah satu murid Rossi yang berhasil membuat bangga sang guru adalah Francesco Bagnaia. Ya, pasca bergabung dengan pabrikan Ducati, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu seolah turun sebagai titisan Rossi itu sendiri.
Rossi juga beberapa kali terlihat mendampingi murid-muridnya sebelum race, begitu pula di GP Valencia 2023 (26/11/23) lalu, saat itu Pecco sedang berjuang untuk mempertahankan gelar juara dunianya. Dia terlihat dalam unggahan foto Pecco di Instagram pribadinya (@pecco63).
Selain ikut menyaksikan balapan Valencia, Rossi juga ikut merayakan kemenangan Pecco yang kembali berhasil menjadi juara dunia untuk kedua kalinya.
Kemudian, dia juga ada di sana untuk menentukan rider Mooney VR46 Racing Team musim depan karena sang adik, Luca Marini, memutuskan untuk pindah dari tim miliknya itu.
Masih di hari yang sama, Mooney VR46 Racing Team pun mengumumkan Fabio Di Giannantonio menjadi pengganti Luca Marini di musim depan.
Selain MotoGP, dalam unggahan di akun Instagramnya, Rossi juga terlihat sering mengikuti event-event MotoRanch dengan motor Yamaha yang didominasi warna ikonik biru kuning dengan nomor 46.
Tak hanya itu, melansir dari laman Crash, Rossi juga bergabung di sebuah kompetisi balap mobil, WEC atau World Endurance Championship, bersama BMW. Rossi pindah ke WEC setelah dua tahun mengemudi di GT World Challenge Europe, pertama di Audi kemudian di BMW.
Seolah dilahirkan untuk balapan, Rossi benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk hobi yang satu ini. Bukan hanya terjun langsung di kompetisi, dia juga membuka akademi untuk menyalurkan ilmu yang dimilikinya untuk taleta-talenta muda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
-
Rahasia Ruang Ganti Piala Dunia 2026: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Jeda Paruh Waktu?
-
Sering Terlupakan! Ini 10 Profesi Penting di Balik Layar Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Hobi
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
-
Bukan Cuma Kartu Pokemon, Fenomena Scalper Kini Mengancam Pernak-pernik Piala Dunia
-
Profil Reidel Toiran, Pelatih di Balik Kesuksesan Timnas Voli Indonesia
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia
Terkini
-
Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja
-
Review Petaka Gunung Welirang: Saat Mitos Lokal Berhasil Digali dengan Apik
-
RAM 24 GB, Kamera OIS, Baterai 8000 mAh! Ini HP Realme Terbaik
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?