Timnas Indonesia proyeksi Piala Asia 2023 telah melakukan pemusatan latihan di Turki semenjak tanggal 20 Desember 2023 lalu. Namun sayangnya, dalam pemusatan latihan tersebut, belum semua pemain yang terpanggil, bergabung dalam skuat.
Di antara nama-nama pemain yang belum bergabung tersebut, terdapat nama pemain Johor Darul Ta'zim, Jordi Amat. Hal ini cukup mengherankan karena kita tahu, kompetisi di Liga Malaysia telah berakhir beberapa waktu lalu.
Menyadur dari laman transfermarkt, kompetisi di negeri Jiran tersebut secara resmi telah usai pada tanggal 16 Desember 2023 lalu, di mana Jordi juga menjadi bagian dari JDT di laga melawan penang di Liga Super Malaysia. Itu artinya, seharusnya Jordi Amat sudah usai bertugas di klubnya, dan bisa segera merapat ke Timnas Indonesia seperti halnya Saddil Ramdani yang sama-sama meniti karir di Malaysia.
Namun sayangnya, hingga saat ini Jordi Amat belum bergabung dengan Pasukan Merah Putih. Uniknya, hal tersebut juga tak dipermasalahkan oleh sang pelatih, Shin Tae Yong. Meskipun hingga hari kelima pemusatan latihan pemain belakang andalannya itu belum bergabung, pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu tampak masih adem ayem saja.
Hal ini tak lepas dari pernyataan yang pernah dilontarkan oleh sang pelatih beberapa waktu lalu, di mana dirinya pernah menyatakan bahwa untuk pemain abroad, diberikan waktu hingga tanggal 1 Januari 2024 untuk bergabung bersama Skuat Merah Putih.
Dan tampaknya hal itulah yang membuat coach Shin tak marah ketika Jordi Amat masih belum bergabung dengan pasukannya hingga saat ini. Terlebih, di akhir bulan Desember, Jordi Amat juga pasti memilih untuk berkumpul bersama keluarga guna menikmati momen natal dan liburan bersama.
Bukannya tak nasionalis, namun memang yang dilakukan oleh Jordi Amat tak menyalahi apa yang telah ditetapkan oleh coach Shin. Sang pelatih sendiri telah menetapkan tanggal 1 Januari sebagai batas akhir bagi para pemain abroad untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Jadi, sangat bisa dimaklumi bukan jika pada akhirnya Jordi belum bergabung hingga saat ini? Terlebih lagi sang pemain pasti juga telah meminta ijin kepada coach STY yang mungkin saja tak dipublikasikan untuk umum bukan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!
Artikel Terkait
-
Bakal Kembali Jumpa Timnas Indonesia, Pelatih Irak Sentil Shin Tae Yong
-
Beda dengan Bung Towel, Legenda Timnas Ini Ungkap Rasa Optimisnya untuk Skuat Garuda
-
Jika Pihak Klub Liga 1 Seperti Pelatih Ini, Atmosfer Sepak Bola Kita Pasti Kondusif
-
Jelang Piala Asia, STY Pesankan Hal Ini kepada Para Pendukung Timnas Indonesia
-
Menu Latihan Berat Shin Tae-yong Jelang Piala Asia 2023, Marc Klok: Semua Fisik!
Hobi
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
-
Benamkan Kanada, Maroko Buka Peluang Menuju Final Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
Terkini
-
Petaka Cinta Lintas Planet: Kala Dahlan Menjadi Mak Comblang
-
4 Ide OOTD Boyfriend Material ala Yunho ATEEZ, Bikin Look Auto Charming!
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
-
Bystander Effect: Saat Privasi Menjadi Alasan Kita Membiarkan Kejahatan Terjadi di Depan Mata
-
Menjinakkan "Asisten Otonom": Redefinisi Kendali Manusia di Era Agentic AI