Berbeda dengan penampilan sebelumnya, tadi malam (5/1/2024) permainan bek Wolverhampton U-21 ini tampak lebih cair. Pergerakannya tidak sekaku seperti saat uji coba pertama melawan Libya.
Pada penampilan pertamanya Justin Hubner harus rela menerima hujatan kiri-kanan gegara blunder yang dilakukan. Tidak tanggung-tanggung, Hubner melakukan 2 blunder. Akibatnya timnas Indonesia menyerah dari Libya dengan skor telak 0-4.
Berkaitan dengan blunder tersebut Hubner meminta maaf pada fans. Disampailkan pula bahwa dia berada dalam situasi yang sulit. Tim baru, strategi baru, dan segalanya yang serba baru. Selain itu, Hubner baru bergabung satu hari dengan pemain timnas Indonesia di Turki.
Shin Tae-yong sendiri berani memainkan bek Wolverhampton U-21 ini setelah sang pemain menyatakan sanggup untuk dimainkan, sehingga Hubner pun dimainkan di uji coba pertama tersebut.
Dalam pertandingan uji coba melawan Libya yang digelar di Antalya, Turki semalam (5/1/2024), Hubner diturunkan sejak menit awal. Posisinya agak maju dibandingkan saat uji coba pertama ketika duet dengan Jordi Amat.
Penampilan Hubner semalam jauh lebih baik. Permainannya telah cair dengan tim, terbukti Hubner terlibat secara aktif baik dalam bertahan maupun menyerang. Postur tubuh dan pengalamannya di Liga Inggris membuatnya berani berduel dengan para pemain Libya.
Dalam penampilan semalam, tercatat 2 peluang mampu dikemas sang bek Wolverhampton ini. Peluang yang seharusnya mampu membuat namanya tercatat di papan skor dalam penampilan keduanya. Namun sayang Hubner mungkin sedang belum berjodoh.
Pada peluang pertama, Hubner menerima sodoran bola ke kotak penalti. Posisi Hubner sudah berhadap-hadapan dengan kiper Libya. Namun tendangan kerasnya mampu di blok oleh sang kiper.
Peluang kedua pun tidak kalah hebatnya. Tendangan balik badan dari Hubner, mampu diblok oleh bek Libya. Lagi-lagi Hubner harus menelan kekecewaan.
Meskipun masih ada beberapa hal perlu dibenahi, terutama dalam kecepatan passing, penampilan Hubner sangat menjanjikan. Progress yang ditunjukkan Hubner dan tim diharapkan tidak hanya berhenti di laga uji coba ini.
Harus diakui dalam laga tersebut timnas Indonesia kalah 1-2, namun dalam permainan terbukti mampu mengimbangi Libya. Bahkan beberapa kali sempat merepotkan pertahanan Libya.
Bagi Shin Tae-yong sendiri, pertandingan kedua ini memberinya kepastian tentang starting eleven yang akan diturunkan di Piala Asia 2023 nanti.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
-
Kalahkan Filipina 3-0, Rivan Nurmulki Jaga Asa Medali Emas Voli SEA Games
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Loyo di Laga Tandang, Begini Dalih Shin Tae-yong
-
Timnas Kalah Lagi, Shin Tae-yong: Sabar, Sepak Bola Indonesia Akan Lebih Baik
-
Cetak Satu-satunya Gol Timnas Indonesia ke Gawang Libya, Yakob Sayuri Bilang Begini
-
Dilibas Libya Dua Kali, Yakob Sayuri Akui Permainan Timnas Indonesia Masih Berantakan
-
6 Pelatih Jebolan Piala Dunia yang Bakal Adu Strategi di Piala Asia 2023
Hobi
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
Terkini
-
4 Cleanser Korea Calendula Andalan Perkuat Skin Barrier pada Kulit Sensitif
-
Kado Valentine Anti Mainstream: 4 Hadiah Universal Biar Makin Berkesan
-
Review Kambing dan Hujan: Saat Perbedaan Rakaat Salat Menjadi Ujian Cinta
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!
-
Review Panor 2: Film Ilmu Hitam Thailand dengan Adegan Gore yang Intens