Pada masa libur kompetisi BRI Liga 1 musim 2023/2024 ini, pembenahan masih terus dilakukan oleh PSSI selaku federasi dan PT LIB selaku operator liga Indonesia. kabar terbaru, PT LIB (Liga Indonesia Baru) mengonfirmasi update penggunaan VAR (Video Asisstant Referee) di liga Indonesia mulai terealisasikan.
Melansir dari kanal berita suara.com, diketahui ada 4 stadion di Indonesia yang kini memenuhi syarat untuk pemasangan perangkat VAR untuk digunakan di BRI Liga 1. Hal tersebut diungkapkan oleh Staff divisi Humas PT LIB, Sabina Katya Viena Diva.
“Total ada 4 stadion yang terjadwal gunakan VAR yang sudah diupdate per Desember (2023),” ujar Sabina Katya Viena Diva dikutip dari kanal berita suara.com.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada konfirmasi dan rincian lebih lanjut mengenai 4 stadion yang dimaksud. Namun, kemungkinan keempat stadion yang dimaksudkan adalah Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Manahan (Solo), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) dan Jakarta International Stadium (Jakarta).
Keempat stadion tersebut sebelumnya memang digunakan untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023 silam. Bahkan, pihak FIFA sendiri memuji kualitas dari keempat stadion tersebut yang menjadi bagian kesuksesan Indonesia menggelar pesta sepakbola terbesar di dunia untuk kelompok umur U-17 tersebut.
Penggunaan VAR sendiri memang diwacanakan akan digelar pada Liga 1 musim 2023/2024 ini. Direncanakan penggunaan VAR akan dilakukan pada bulan Februari 2024 mendatang saat BRI Liga 1 kembali bergulir di pekan ke-24 atau pekan-pekan berikutnya.
VAR Akan Dioperasikan oleh Wasit Lokal
Lebih lanjut lagi, Sabina Katya mengungkapkan bahwa penggunaan VAR di liga Indonesia nantinya akan dioperasikan oleh perangkat pertandingan dan wasit lokal. Hal ini senada dengan rencana PSSI dan PT LIB yang memang tengah gencar-gencarnya melakukan peningkatan kualitas juru adil di lapangan pada liga musim ini.
“Iya sudah wasit dari kita (lokal). Alhamdulillah (sudah punya lisensi,” imbuh Sabina Katya.
PSSI dan PT LIB sejak tahun 2023 kemarin memang gencar melakukan pelatihan dan seleksi bagi wasit dan perangkat pertandingan yang akan mengoperasikan VAR. Bahkan, proses seleksi dan pelatihan tersebut melibatkan pihak dari AFC selaku induk federasi sepakbola Asia dan FIFA sebagai induk sepakbola dunia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
-
Satu Pemain Diaspora Gagal Bergabung: Tim Geypens Tak Diizinkan Main di Sea Games 2025
-
Kapok dengan Patrick Kluivert, PSSI Janji Lebih Selektif Rekrut Pelatih
-
3 Hal yang Bisa Dievaluasi oleh Timnas Indonesia U-22 Jelang Sea Games, Apa Saja?
-
Belajar dari Spanyol, Legenda Timnas Spanyol Ungkap Cara Indonesia Lolos ke Piala Dunia
Artikel Terkait
-
BRI Liga I: RANS Nusantara FC Gelar Latihan Perdana, Eduardo Almeida Beberkan Kondisi Pemain
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Persis Solo, Milomir Seslija: Saya Merasa Sangat Termotivasi
-
Fokus Pemulihan Bareng Persib, Rachmat Irianto Sedih Tak Jadi Bagian Timnas Indonesia di Piala Asia
-
Resmi Menjalani Naturalisasi, Maarten Paes Bisa Jadi Kiper Utama Timnas?
-
BRI Liga 1: Manajemen Persebaya Tak Bebankan Target Tinggi ke Paul Munster
Hobi
-
Mundurnya Kamboja dari SEA Games 2025 Tidak Hanya Untungkan Timnas Indonesia
-
Peluang Emas! Dua Wakil Muda Indonesia Berebut Tiket Final Syed Modi International 2025
-
Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
-
SEA Games 2025: Timnas Kamboja Mundur, Jalan Indonesia Pertahankan Emas Makin Terbuka Lebar
-
Absen di SEA Games 2025, Siapa yang Layak Gantikan Posisi Arkhan Fikri di Lini Tengah Garuda Muda?
Terkini
-
5 Rekomendasi Novel Slice of Life yang Penuh dengan Nilai-Nilai Kehidupan
-
Sinopsis The Last Wulin, Drama China Dibintangi Jiang Xin dan Gong Zheng
-
Ikut Baper! El Rumi Ungkap Sisi Positif Syifa Hadju yang Bikin Jatuh Hati
-
Sinopsis Zootopia 2, Nick dan Judy Hadapi Misi Baru Menegangkan
-
JAFF Market 2025 Resmi Dibuka: Lebih dari 1.400 Peserta Ramaikan 'Panggung Sinematik' Jogja!