Pada laga lanjutan Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar, dari grup D, timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor telak 1-3. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), laga yang digelar di Ahmed Bin Ali Stadium, Al-Rayyan, Qatar tersebut harus menjadi saksi kembali takluknya skuad garuda dari Irak setelah kedua tim sempat bertemu di ajang kualfikasi Piala Dunia 2026 bulan November kemarin. Saat itu, skuad garuda harus digulung dengan skor 5-1.
Pada laga yang digelar Senin (15/01/2024) kemarin, timnas Indonesia juga harus rela rekor tak pernah kalah di laga perdana Piala Asia terhenti oleh Irak. Melansir dari laman AFC (the-afc.com), sejak debut di Piala Asia 1996, skuad garuda memang tak pernah mengalami kekalahan di laga perdana Piala Asia hingga rekor tersebut terhenti semalam.
Di Piala Asia 1996, saat itu Widodo Cahyono Putro dkk sukses menahan imbang Kuwait di laga perdana dengan skor 2-2. Empat tahun berselang, skuad garuda kembali menahan imbang Kuwait dengan skor 0-0 di Piala Asia edisi 2000.
Lalu, di Piala Asia 2004, timnas Indonesia sukses menaklukkan Qatar dengan skor tipis 1-2. Kemudian di edisi 2007 saat Indonesia menjadi tuan rumah bersama Thailand, Malaysia dan Vietnam, lagi-lagi skuad garuda sukses menang dengan skor 2-1 dari Bahrain di laga pembuka grup.
Kendati Takluk dari Irak, Timnas Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke 16 Besar
Meskipun harus mengakui keunggulan Irak di laga perdana grup D Piala Asia, skuad asuhan pelatih Shin Tae-Yong masih berpeluang lolos ke 16 besar melalui jalur runner-up grup ataupun peringkat ke-3 terbaik dari 4 tim. Namun, timnas Indonesia wajib menang saat menghadapi Vietnam di laga kedua grup D yang direncanakan digelar pada 19 Januari 2024 mendatang dan dapat menahan imbang Jepang di laga terakhir pada 24 Januari 2024.
Kemungkinan tersebut memang masih dapat terealisasikan. Apalagi di laga kedua nanti, timnas Indonesia akan bertemu Vietnam yang notabene juga merupakan sesama tim dari sub-konfederasi asia tenggara atau AFF. Tentunya diharapkan skuad garuda mampu menaklukkan tim peraih 2 gelar AFF Cup tersebut apabila ingin menjaga asah lolos ke babak 16 besar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Usai Indonesia Takluk 1-3 dari Irak, Erick Thohir Kritik Hal Ini
-
Bikin Rame! Ganjar Cuit Ini Pasca Kekalahan 1-3 Timnas Indonesia, Warganet: 02 Gak Diajak?
-
Shin Tae-yong: Keputusan Gol Irak Turunkan Imej dan Nilai Piala Asia
-
Piala Asia 2023: 3 Fakta Kekalahan Timnas Indonesia untuk Evaluasi Shin Tae-yong Jelang Lawan Vietnam, Apa Saja?
-
Piala Asia 2023: Takluk 1-3 dari Irak, STY Pertanyakan Kepemimpinan Wasit
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Ketika Jurnalisme Bertemu Konspirasi Kelas Dunia di Buku The Sky is Falling
-
Membaca di Era Digital: Masih Penting atau Mulai Dilupakan?
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato