Pada laga lanjutan Piala Asia 2023 di Qatar, dari grup D, timnas Indonesia harus takluk dari Irak dengan skor 1-3 di Ahmed bin Ali Stadium, Al-Rayyan, Qatar. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), laga yang digelar pada Senin (15/01/2024) kemarin menjadi laga perdana bagi kedua tim di fase grup D kali ini.
Pada laga tersebut, Asnawi Mangkualam dkk harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 1-3. Gol Irak dicetak oleh Mohammed Ali di menit ke-17, Osama Rashid di menit ke-45+7 dan Ayhem Hussein di menit ke-75. Sementara itu, gol dari timnas Indonesia dilesakkan oleh gelandang muda, Marselino Ferdinan di menit ke-35.
Dengan hasil tersebut, skuad garuda kini menghuni dasar klasemen sementara grup D dengan 0 poin. Skuad garuda harus kalah head-to-head produktifitas gol dari Vietnam di peringkat ke-3 yang pada laga perdana kontra Jepang, Minggu (14/01/2024) lalu takluk dengan skor 4-2. Sementara itu, Jepang masih memuncaki klasemen sementara dan diikuti oleh Irak diperingkat ke-2.
Kendati takluk dari Irak, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong tetap memuji performa anak asuhnya di laga kontra Irak kemarin. Mantan pelatih timnas Korea Selatan ini mengaku anak asuhnya sudah bermain lebih baik dibandingkan saat bertemu Irak di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2 pada bulan November 2023 silam.
“Pertama-tama, selamat untuk tim Irak yang menang dalam laga ini. Meski begitu, timnas Indonesia menunjukkan perjuangan terbaik, dan performa yang bagus di laga ini,” ujar Shin Tae-Yong dikutip dari laman resmi PSSI (pssi.org).
Shin Tae-Yong Kritik Keputusan Wasit dalam Laga Kontra Irak
Dalam laga kontra Irak, terjadi momen kontroversial di menit ke-45+7 yang di mana wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev mengesahkan gol kedua Irak yang dicetak oleh Osama Rashid yang membuat timnas Indonesia tertinggal dengan skor 1-2 di babak pertama. Padahal sebelumnya, sudah ada pemain Irak, yakni Mohammed Ali yang terlebih dahulu terjebak offside. Hal inipun sempat diprotes oleh Shin Tae-Yong meskipun akhirnya gol tersebut tetap disahkan.
“Saya tidak tahu mengapa gol kedua tidak dianggap offside. Itu 100 persen offside, jika ini adalah benar keputusan yang salah dari wasit, kami menyayangkan itu, apalagi terjadi di momen penting,” ujar Shin Tae-Yong dikutip dari laman resmi PSSI.
Di laga selanjutnya, skuad garuda akan menghadapi rival sesama tim asia tenggara lainnya, yakni Vietnam pada 19 Januari 2024. Tentunya kemenangan merupakan harga mati bagi skuad garuda apabila ingin menjaga asah lolos ke babak 16 besar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
-
Piala Asia 2023: Takluk dari Irak 3-1, Indonesia Masih Berpeluang Lolos
-
Piala Asia 2023: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Tidak Ikut Melawan Irak Semalam
-
Netizen Indonesia Ngamuk ke AFC Usai Wasit 'Halalkan' Gol Irak ke Gawang Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Murka Gol Irak Disahkan Wasit: 100 Persen Offside!
-
Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Kalah dari Irak: Jangan Kibarkan Bendera Putih Sebelum Pertandingan Terakhir
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan