Sebagai seorang pelatih, Shin Tae-yong selalu punya cara elegan untuk mengomentari lawannya. Dia akan berteriak keras saat anak asuhnya dirugikan, seperti saat gol kedua Irak ke gawang Ernando.
Namun selebihnya statement Shin Tae-yong dalam setiap konferensi pers selalu sejuk, tidak pernah provokatif.
“Kedua tim sudah berjuang semaksimal mungkin, sehingga pertandingan hari ini benar-benar bagus dan berkualitas. Indonesia sedikit lebih beruntung dan menang. Kami berterima kasih pada supporter atas dukungannya membantu tim tampil hebat,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers yang dikutip dalam soha.vn (20/1/2024).
Ucapan ‘sedikit lebih beruntung’ menunjukkan cara elegan Shin Tae-yong menanggapi kemenangan yang pasti membuatnya gembira.
“Skuad Indonesia masih sangat muda, rata-rata berusia 24,8 tahun, lebih muda dari Vietnam, kurang pengalaman. Dalam kegembiraan memimpin gol, pemain muda mungkin ingin menambah menambah skor, ingin menang lebih besar – tapi sesuatu tidak bisa saya kendalikan dari lapangan," lanjutnya.
"Oleh karena itu saya harus menyesuaikan gaya bermain saya secara berbeda di babak kedua, dan juga beradaptasi dengan perubahan taktis Vietnam. Hari ini para pemain saya tampil lebih baik dan lebih kuat dari pertandingan sebelumnya,” jelasnya lagi.
Kalimat-kalimat semacam ini sering dikeluarkan Shin Tae-yong dalam setiap jumpa pers. Demikian pula saat menyebut pemain muda yang minim pengalaman. Shin Tae-yong membandingkan dengan para pemain Vietnam yang sudah kenyang pengalaman.
Ucapan-ucapan tersebut pada akhirnya membuktikan pencapaian Shin Tae-yong kali ini dengan memberdayakan para pemain muda tidaklah salah. Piala Asia 2023, bagi Shin Tae-yong menjadi pemanasan bagi 11 pemain muda yang dibawanya.
Sebab di balik itu ada rencana besar yang dibangun Shin Tae-yong. Ajang paling dekat adalah mempersiapkan skuat untuk terjun bulan April mendatang dalam Piala Asia U-23 2024 yang juga diselenggarakan di Qatar.
Dalam 2 pertandingan yang telah dijalani di Piala Asia 2023, terbukti beberapa pemain muda mampu tampil bagus. Mereka tidak gugup lagi bertanding di level yang lebih tinggi. Maka jangan heran jika di Piala Asia U-23 2024 para pemain tersebut semakin matang.
Sasaran berikutnya apalagi kalau bukan Olimpiade 2024 di Paris. Seperti disampaikan AFC, Piala Asia U-23 2024 juga menjadi saringan bagi negara yang akan turun dalam Olimpiade tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
-
Beda Jauh Pratama Arhan Sebelum dan Sesudah Debut di Instagram Istri, Makin Gacor!
-
Adu Penghasilan Pratama Arhan vs Asnawi Mangkualam, Akan Main Bareng di K League 1?
-
Pengorbanan Jordi Amat untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Kencing Darah hingga Mimisan
-
Profil Nguyen Van Tung, Pemain Nakal Vietnam yang Sikut Jordi Amat Sampai Mimisan
-
Usai Kalah 0-1 dari Indonesia, Pelatih Vietnam: Kami Belajar Banyak
Hobi
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
Terkini
-
Kim Da Mi, Lee Chung Ah, dan Jo Ah Ram Jadi Pembunuh di The Obedient Killer
-
Membaca Petualangan Pedagang Rempah: Sisi Gelap Kolonial di Indonesia Timur
-
BTS Resmi Gabung Madonna dan Shakira Tampil di Final Piala Dunia FIFA 2026
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
Paylater: Penyelamat saat Terdesak atau Jalan Pintas Menuju Utang?