Timnas Indonesia memang harus berterima kasih terhadap timnas Kyrgyzstan yang pada laga terakhir di grup F hari Kamis (25/012/2024) kemarin sukses menahan imbang Oman dengan skor 1-1. Melansir dari laman AFC (the-afc.com), hasil tersebut membuat timnas Indonesia sukses melenggang ke babak 16 besar atau fase gugur Piala Asia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan skuad garuda di ajang sepakbola terbesar di benua Asia tersebut.
Lebih lanjut lagi, skuad garuda sepertinya juga harus berterima kasih kepada penyerang timnas Kyrgyzstan, yakni Joel Kojo. Pasalnya, golnya penyama kedudukannya ke gawang Oman di menit ke-80 sukses mengubur mimpi Oman untuk lolos ke babak 16 besar, menggeser timnas Indonesia di klasemen peringkat ke-3 terbaik karena hanya meraih 2 poin.
Pemain Keturunan Ghana yang Membela Kyrgyzstan
Joel Kojo lahir di Accra, Ghana pada 21 Agustus 1998. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, pemain keturunan asal Ghana jebolan akademi sepakbola KK Adonteng Stars di Ghana. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini kemudian berpindah ke Kyrgyzstan dan dikontrak oleh salah satu klub lokal di negara tersebut, yakni FC Alay Osh di musim 2017/2018.
Bersama klub FC Alay Osh, Joel Kojo mencatatkan 59 kali penampilan dan mencetak 41 gol dari musim 2017/2018 hingga musim 2021. Kemudian, dirinya bergabung dengan klub asal kota Bishkek, yakni Dordoi Bishkek di musim 2021. Bersama klub tersebut, dirinya mencatatkan 35 kali penampilan dan mencetak 14 gol. Kini, pemain berpostur 174 cm tersebut merumput bersama klub asa liga Uzbekistan, yakni Dinamo Samarqand.
Dirinya kemudian dipanggil memperkuat timnas Kyrgyzstan di tahun 2023 lalu dalam ajang CAFA Nations Cup 2023. Dirinya mencatatkan debutnya sebagai pemain pengganti saat Kyrgyzstan harus takluk 1-5 dari Iran pada bulan Juni 2023 lalu. Sejak debutnya bersama tim berjuluk “The Red Falcons” tersebut, Joel Kojo telah mencatatkan 13 penampilan dan mencetak 4 gol.
Peraih Gelar Topskor Liga Kyrgyzstan
Performa Joel Kojo di sepaknola Kyrgyzstan terbilang cukup gemilang. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, dirinya pernah meraih gelar topskor Liga Kyrgyzstan di musim 2018 silam. Prestasinya bersama klub juga tidak kalah mentereng.
Bersama tim pertamanya, yakni FC Alay Osh, dirinya sukses mempersembahkan 1 gelar Kyrgyzstan Cup di tahun 2020 dan Kyrgyzstan Super Cup di tahun 2018. Lalu, bersama klub Dordoi Bishkek dirinya mempersembahkan 2 gelar Kyrgyztan Super Cup di tahun 2021 dan 2022, serta Piala Liga Kyrgyztan di musim 2021.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
-
Dipuji Pemain Ligue 1, Dony Tri Pamungkas Berpeluang Lanjutkan Karier di Eropa?
Artikel Terkait
-
3 Timnas yang Meraih Poin Sempurna di Babak Grup Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia vs Australia di Piala Asia 2023, Elkan Baggott Bakal Duel Lawan Rekan Setimnya dari Ipswich Town
-
Lolos Babak 16 Besar Piala Asia 2023, Waktunya STY Mainkan Shayne Pattynama?
-
PSSI Resmi Jalin Kerjasama dengan EMTEK Group untuk Hak Siar Laga Timnas
-
Statistik Mengerikan Australia Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Tajam Menyerang Kuat Bertahan
Hobi
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
Terkini
-
4 Pembersih Wajah Berbahan Blueberry Angkat Kotoran tanpa Buat Kulit Kering
-
Sa'adatud Darain fi al-Shalah 'ala Sayyid al-Kaunain: Menyelami Samudra Cinta dengan Shalawat
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Buku Itu Dibaca Isinya, Bukan Cuma untuk Menghias Feed Instagram Biar Kelihatan Keren
-
Tanpa Tuhan Apakah Segalanya Diizinkan? Mencari Akar Etika Lewat Filsafat