Hasil manis dituai oleh Pasukan Merah Putih di laga tandang melawan Vietnam. Menyadur laman Suara.com pada Rabu (27/3/2024), Ernando Ari Sutaryadi dan kolega berhasil mempermalukan tim lawan di kandangnya sendiri dengan skor tiga gol tanpa balas.
Dari laman yang sama, tiga gol kemenangan Pasukan Merah Putih tersebut disumbangkan oleh Jay Idzes di menit ke-9, kemudian Ragnar Oratmangoen pada menit ke-24 dan Muhammad Ramadhan Sananta pada menit ke 90+8.
Ternyata, pada pertandingan tersebut tak hanya skornya saja yang identik dengan memori manis 20 tahun lampau. Tiga gol yang bersarang di gawang Nguyen Filip, ternyata jika dianalisis juga memiliki kesamaan dengan tiga gol yang dicetak oleh para penggawa Indonesia 20 tahun yang lalu.
Penasaran? Mari kita ulik!
1. Gol Pertama
Gol pertama Timnas Indonesia pada pertandingan kali ini disumbangkan oleh Jay Idzes pada menit ke-9. Idzes yang berposisi sebagai pemain bertahan, berhasil mengkonversi tendangan sudut yang dilepaskan oleh Thom Haye.
Uniknya, gol ini sangat identik dengan gol pertama Indonesia pada tahun 2004 lalu. Dari berbagai sumber, gol pertama Timnas Indonesia pada 20 tahun lalu diciptakan oleh Muhammad Mauli Lessy, di mana dirinya juga berposisi sebagai bek tengah.
Tak hanya itu, gol Mauli Lessy juga tercipta dari skema tendangan sudut, ketika dirinya menyambar sepakan pojok dari Boaz Solossa.
2. Gol Kedua
Pada pertandingan ini, gol kedua Timnas Indonesia diciptakan oleh Ragnar Oratmangoen yang biasa bermain di sektor penyerangan.
Meskipun tak ada persamaan yang benar-benar identik dengan tiga gol yang diciptakan oleh Timnas Indonesia pada 20 tahun lalu, namun jika menilik posisi kedua pemain, yakni Oratmangoen dan Ilham Jayakesuma yang mencetak gol ketiga dua dekade lalu, akan tercipta benang merah jika kedua pemain ini memiliki posisi sama-sama sebagai penyerang atau setidaknya bermain di sektor penyerangan.
3. Gol Ketiga
Menit ke-90+8, pemain muda Muhammad Ramadhan Sananta melengkapi kemenangan tiga gol tanpa balas Timnas Indonesia atas Vietnam.
Jika melihat pencipta gol 20 tahun lalu, tentu ini relatif identik dengan Boaz Solossa yang mencetak gol kedua Pasukan Garuda saat itu.
Seperti yang kita ketahui bersama, baik Boaz Solossa maupun Sananta, sama-sama berstatus sebagai pemain muda di tubuh Timnas Indonesia.
Ternyata memang benar ya kata orang-orang bijak, sejarah mungkin bakal terulang, dan itu dibuktikan dengan pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Vietnam pada Selasa (26/3/2024) kemarin, yang sedikit banyak mengulangi momen-momen yang terjadi di My Dinh pada 20 tahun yang lalu.
Yah, walaupun tak melulu 100 persen identik ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Kembali Masuk Daftar Panggil, Akankah Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Tak Hanya Comeback, Provisional Skuat Garuda Juga Dihiasi Deretan Pemain Debutan!
-
Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Ulas Kekalahan Vietnam Sebagai Tragedi Sepak Bola di Stadion My Dinh
-
Media Vietnam Sorot Masa Depan Sepak Bola di Negaranya Berantakan Usai Dihajar Timnas Indonesia
-
Tiga Gol Timnas ke Gawang Vietnam Bikin Jokowi dan Menteri Loncat Kegirangan
-
Jokowi: Timnas Indonesia Selangkah Lagi Melaju ke Fase Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Selain untuk Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen Bikin Sejarah Usai Jebol Gawang Vietnam di Hanoi
Hobi
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
Terkini
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah