Sprint race MotoGP Amerika 2024 baru saja dilangsungkan pada dini hari tadi (14/4/2024) di Circuit of The America, Austin, Texas.
Pembalap Aprilia, Maverick Vinales, yang tampil impresif sejak sesi latihan bebas memulai balapan dari posisi terdepan. Disusul oleh rookie Pedro Acosta di P2 dan Marc Marquez di urutan ketiga.
Banyak peristiwa menarik yang terjadi dalam balapan yang hanya berlangsung selama sepuluh putaran tersebut, berikut di antaranya.
1. All Spanish Front Row
Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa posisi terdepan diisi oleh Vinales, Marquez, dan Acosta. Artinya mereka membuat front row di GP Amerika 2024 ini dikuasai oleh pembalap-pembalap Spanyol alias all spanish front row.
2. Performa Maverick Vinales
Selama ini, Maverick Vinales kerap melakukan kesalahan saat start yang membuat performanya sepanjang balapan kurang maksimal, tapi di sprint race dini hari tadi, "Top Gun Maverick" melakukannya dengan sangat mulus.
Tak hanya itu, sepanjang balapan Vinales sama sekali tak terkejar oleh pembalap-pembalap di belakangnya, dia mampu memimpin race dengan gap sejauh 2 detik dan akhirnya kembali memenangkan sprint race untuk kali kedua secara berturut-turut.
3. Marc Marquez Si Raja COTA
Marc Marquez kembali naik podium di sprint race setelah di MotoGP Portugal beberapa waktu lalu, Marc yang mengawali race dari posisi ketiga berhasil melakukan start dengan baik dan menyalip Pedro Acosta. Meskipun dibuntuti terus menerus oleh sang rookie, Marc tetap konsisten berada di P2 hingga balapan usai.
4. Jorge Martin Perlebar Jarak
Jorge Martin sempat diragukan untuk bisa kompetitif di sprint race kali ini, pasalnya dia harus memulai balapan dari P6 lantaran mengalami dua kali crash di sesi kualifikasi.
Namun, Martinator mampu bertarung dengan Enea Bastianini dan Pedro Acosta untuk kemudian merebut P3. Dengan ini, pembalap Pramac tersebut berhasil memimpin di klasemen sementara dengan 67 poin dan gap yang cukup jauh, yakni 24 poin.
5. Ducati Pabrikan Bermasalah
Di sesi sprint race ini, tampaknya keberuntungan belum memihak ke Ducati pabrikan, kedua pembalap mereka finis di luar 5 besar.
Pecco Bagnaia yang memulai balapan dari P4 terjun bebas ke P10 akibat start yang buruk, sang juara dunia mengakhiri balapan sprint di P8.
Sedangkan rekan setimnya, Enea Bastianini, yang sempat berada di P4 tiba-tiba mundur teratur hingga ke P7. Menjelang putaran terakhir Bestia mampu mengambil alih P6 dari Jack Miller.
Itu tadi rangkuman dari sprint race MotoGP Amerika 2024, bagaimana prediksimu untuk main race nanti?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
Artikel Terkait
-
Mau Pindah ke Tim Pabrikan, Jorge Martin Tak Akan Bertahan Lama di Pramac?
-
MotoGP: Tercepat di Hari Pertama, Jorge Martin Pecahkan Rekor
-
Jelang MotoGP Amerika 2024, Marc Marquez Ingin Akhiri Puasa Kemenangan
-
4 Alasan Mengapa Enea Bastianini Bisa Jadi Rival Berat Bagi Pecco Musim Ini
-
Kena Mental! Ada Marc Marquez, Pecco Lupa Siapa Rival yang Sesungguhnya
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia