Sebuah kejutan besar terjadi di jam-jam terakhir jelang dimulainya guliran Piala Asia U-23. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang sebelumnya telah menetapkan 23 nama penggawa untuk mengarungi turnamen, akhirnya kembali mengumumkan perubahan komposisi skuatnya.
Menyadur laman pssi.org (15/4/2024), satu nama yang sebelumnya diinformasikan batal memperkuat Timnas Indonesia U-23, yakni Nathan Tjoe-A-On, terkonfirmasi dilepas oleh klubnya, SC Heerenveen untuk turnamen ini. Pun demikian halnya ketika kita melihat laman assets.the-afc.com pada Senin (15/4/2024), dua nama yang sebelumnya ada, yakni Kakang Rudianto dan Dzaky Asraf, kini tergantikan oleh Bagas Kaffa dan Nathan Tjoe-A-On dalam skuat final.
Lantas, yang menjadi pertanyaan, apakah dengan memasukkan pemain baru dalam skuat, hal itu masih diperbolehkan? Mengingat pada tanggal 10 April 2024 lalu, pihak AFC sendiri telah merilis 23 nama final para pemain setiap negara yang akan berlaga.
Jika memang di antara teman-teman pencinta sepak bola masih kebingungan dengan pertanyaan tersebut, maka jawabannya adalah, boleh! Hal ini bahkan telah diatur oleh induk sepak bola benua Asia, AFC dalam regulasi yang telah mereka terbitkan.
Pada dokumen "AFC U23 Asian Cup 2024 Competition Regulations" yang diterbitkan oleh AFC, disebutkan pada pasal 26 poin 6 bahwa setiap tim peserta masih diperbolehkan untuk mengganti skuat final mereka sampai maksimal 6 jam sebelum pertandingan dimulai.
Dan jika kita melihat pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Qatar yang akan digelar pada hari Senin, 15 April 2024 pukul 22.30 WIB, maka coach Shin Tae-yong masih berhak untuk mengubah-ubah susunan skuat finalnya hingga setidaknya pukul 16.00 WIB di hari yang sama.
Jadi, dengan demikian maka sejatinya pergantian dari Kakang Rudianto-Dzaky Asraf ke Nathan Tjoe-A-On dan Bagas Kaffa masih diperbolehkan oleh AFC, dan keduanya juga sah untuk dimainkan pada pertandingan pertama nanti.
Bagaimana? Sudah semakin jelas bukan aturan pergantian pemain untuk skuat final ini? Kita harapkan semoga saja kehadiran Bagas Kaffa dan Nathan Tjoe-A-On bisa mengangkat permainan skuat Garuda Muda menjadi lebih baik lagi ya!
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
Hobi
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Terkini
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'