Pelatih timnas Indonesia U-16, yakni Nova Arianto resmi memanggil 36 daftar nama pemain guna melakoni pemusatan latihan skuad garuda U-16 yang diselenggarakan di Yogyakarta.
Merujuk laman resmi PSSI (pssi.org), pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 ini digelar sejak 18 April 2024 lalu dan direncanakan berakhir pada 6 Mei 2024 mendatang.
Timnas Indonesia U-16 sendiri juga direncanakan akan mengikuti ajang AFF Cup U-16 yang digelar tahun 2024 ini.
Daftar 36 Nama Pemain Timnas Indonesia U-16
Penjaga Gawang:
Dafa Al Gazemi, M. Nur Ichsan, Marcelino Setiawan, Rendy Razzaqu.
Bek/Defender:
Tristan Lontoh, Azizu Milanesta, Andi, Hanif Sahregal, Aysar Lukman, Ida Bagus Putu Cahya, I Putu Panji Apriawan, Kevin Ramadhan, I Made Ngurah Reyva, Fabio Azka Irawan, Dafa Zaidan El Fikri, Gufron Algazali, Raihan Apriansyah.
Gelandang/Pemain Tengah:
Gilang Alviqi, Tristan Raisa, Nazriel Afaro, Evandra Florasta, Gilang Fahri, Algazani Dwi, M. Fauzan.
Striker/Penyerang:
Arfin Syahputra, Daniel Alfredo, Mierza, Yohanes Gandrung, Pradika Arif Setiawan, Fadly Alberto Hengga, Fardhan Ary, Josh Holong, Marcel Mahardika K, Fandi Ahmad, M. Zahaby Gholy, Akma Fadil.
Menu Fisik Jadi Fokus Utama Pemusatan Latihan Timnas U-16
Selama menjalani pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 di Yogyakarta, para pemain akan diberikan menu latihan yang tentunya difokuskan untuk penguatan fisik.
Menurut pelatih fisik timnas Indonesia U-16, fisik Sofie Imam Faizal, pemain akan diberikan menu awal guna mengukur kemampuan daya tahan tubuh yang dimiliki dengan cara melakukan lari marathon dengan rute sejauh 8 kilometer.
Selain itu, metode penurunan fat atau lemak tubuh juga akan diberikan dalam proses pemusatan latihan kali ini.
“Target di TC Yogyakarta meningkatkan massa otot, menurunkan fat dan menaikan VO2Max pemain. Terutama memberikan fisik standar sepak bola modern dan secara daya tahan cardiovaskuler pemain mampu menjalankan style of play yang di inginkan pelatih kepala,” ujar Sofie Imam Faizal.
Rute lari secara marathon tersbeut memang diharapkan mampu mengukur daya tahan tubuh pemain sembari meningkatkan kemampuan fisik secara bertahap guna mendapatkan standar kebugaran minimal kedepannya.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Gagal di GP Prancis, Pecco Bagnaia Tatap Seri Catalunya dengan Optimis
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
Terkini
-
Rilis di Netflix, Straight to Hell Kuak Sisi Lain Peramal Terkenal Sedunia
-
7 Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Mei 2026: Awas, Ada yang Bikin Susah Tidur!
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Ulasan Novel Counterattacks at Thirty: Keberanian Melawan Dunia Kerja Toxic
-
Duel Flagship 2026: Vivo X300 Ultra vs Huawei Pura 90 Pro Max, Mana yang Paling Worth It?