Penerapan teknologi VAR (Video Asisstant Referee) akan mulai dilakukan di Liga 1 di babak Championship series pada pertengahan bulan Mei 2024 ini.
Menyadur laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), kini keempat tim yang lolos ke babak Championship series, yakni Borneo FC Samarinda, Bali United, Persib Bandung dan Madura United tengah menjalani proses sosialisasi penerapan VAR oleh PSSI, serta PT Liga Indonesia Baru jelang babak Championship series.
Penggunaan VAR di Liga 1 tentunya diharapkan akan membawa dampak yang positif bagi kemajuan sepakbola Indonesia.
Merujuk laman resmi klub Bali United (baliutd.com), klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar tersebut mengaku cukup antusias dan menyambut positif penggunaan teknologi VAR di liga Indonesia.
Menurut sang pelatih, Stefano Cugurra, penerapan VAR tersebut akan membantu kinerja wasit agar lebih mudah dan tentunya lebih adil dalam memimpin sebuah laga.
“Kami berpikir positif karena sepak bola kita juga butuh untuk bisa lebih fair membantu wasit. VAR bisa membantu wasit agar lebih adil buat tim yang bertanding di lapangan untuk Liga di Indonesia bisa lebih bagus,” ujar Stefano Cugurra.
Penyerang Naturalisasi Timnas Indonesia Sambut Baik Penggunaan VAR
Di sisi lain, penyerang Bali United, sekaligus striker naturalisasi timnas Indonesia, Ilija Spasojevic mengaku cukup antusias rencana penggunaan VAR di liga Indonesia kedepannya.
Penyerang berusia 36 tahun tersebut juga mengaku dengan digunakannya VAR di liga Indonesia diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap kemajuan liga Indonesia dan pesepakbolaan nasional kedepannya
“Tadi kami sudah menerima ilmu dari sosialisasi VAR agar kami lebih paham mengenai hal ini. Semoga saja nanti bisa bermanfaat untuk babak semifinal nanti. Sangat setuju karena akan membantu untuk memperoleh keadilan di lapangan. Kita tahu wasit juga manusia yang tidak terlepas dari kesalahan. Ketika ada VAR ini bisa membantu wasit untuk menilai lebih obyektif dan mengurangi kesalahan,” ujar Ilija Spasojevic.
Penerapan teknologi VAR sendiri kemungkinan besar baru akan dilalukan secara menyeluruh pada musim kompetisi Liga 1 2024/2025 mendatang. Oleh karena itu, PSSI dan PT liga Indonesia Baru kian gencar melakukan persiapan dan sosialisasi terhadap penggunaan VAR di Indonesia.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Penantang Baru MacBook? Redmi Book 14 2026 Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Gahar!
-
Drakor The Scarecrow Pecahkan Rekor ENA, Kepala Produksi Ungkap Alasannya
-
Episode 5 dan 6 The Scarecrow Bikin Penonton Ikut Mikir Keras
-
Brass Monkeys: Kenapa yang Jelas Lebih Baik Justru Tidak Dipilih?
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan