Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu calon pemain timnas Indonesia, yakni Calvin Verdonk. Melansir dari kanal berita De Telegraaf di Belanda, bek kiri berusia 27 tahun tersebut telah menolak klausul perpanjangan kontrak yang diberikan oleh klubnya saat ini, yakni NEC Nijmegen.
Sebelumnya, Calvin Verdonk memang dikabarkan tengah menjalani negosiasi perpanjangan kontrak bersama klub asal Belanda tersebut. Namun, sepertinya kesepakatan antara kedua pihak tidak menemui jalan keluar.
“Calvin Verdonk menolak tawaran dari NEC untuk membuka dan memperpanjang kontraknya. Bek kiri berusia 27 tahun, yang menjalani musim yang bagus dengan pemain nomor enam Eredivisie, hanya berada di Nijmegen hingga pertengahan 2025. Dan berharap bisa mengambil langkah maju di musim panas ini,” tulis berita De Telegraaf.
Calvin Verdonk memang masih memiliki sisa kontrak bersam NEC Nijmegen selama kurang lebih 1 musim lagi. Dirinya baru akan berstatus bebas transfer atau free-agent pada pertengahan tahun 2025 mendatang. Namun, pihak klub sendiri sempat menawari perpanjangan kontrak terhadap mantan pemain timnas Belanda U-17 dan U-21 tersebut.
Akan tetapi, pihak manajemen NEC Nijmegen sendiri sejatinya masih memiliki waktu sekitar 1 tahun lagi apabila ingin melakukan negosiasi lanjutan kepada Calvin Verdonk. Tentunya selama itu juga sang pemain bisa saja berubah pikiran dan menyetujui perpanjangan kontrak bersama tim yang berkompetisi di kasta tertinggi liga Belanda atau Eredivisie tersebut.
Calvin Verdonk Belum Dikabarkan Diminati Klub Lain
Calvin Verdonk sejatinya memang belum dikabarkan tengah diminati oleh klub lain kendati kontraknya hanya tersisa 1 musim lagi.
Hal tersebut berbeda dengan beberapa pemain berlabel timnas Indonesia lainnya yang dikabarkan tengah diminati oleh tim lain. Salah satunya adalah Elkan Baggott yang dirumorkan tengah diminati beberapa tim di kasta League One dan League Two di Liga Inggris.
Selain itu, adapula nama Rafael Struick yang kini tengah dipantau oleh FC Como 1907, yakni tim asal Italia yang baru saja promosi ke kasta Serie A.
Manajemen FC Como 1907 sendiri sempat mengaku tertarik mendatangkan penyerang berusia 20 tahun tersebut guna menjadi pelapis dari Patrick Cutrone yang merupakan penyerang utama klub saat ini.
Baca Juga
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
Artikel Terkait
-
Profil Ali Adnan, Pemain Irak Paling Berbahaya Absen Lawan Timnas Indonesia di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Keputusan Pelatih Irak Boyong Kiper Minim Pengalaman Lawan Timnas Indonesia Jadi Pertanyaan
-
Reaksi Pelatih Vietnam usai Tahu Segrup Bareng Indonesia di Piala AFF 2024, Patut Diantisipasi!
Hobi
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
Terkini
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca