Pelatih Timnas Indonesia senior, Shin Tae-yong memutuskan untuk kembali memanggil penggawa baru untuk melengkapi skuatnya jelang pertandingan uji coba melawan Tanzania dan lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Kedua melawan Irak dan Filipina.
Melansir unggahan akun TikTok suaradotcom pada Jum'at (31/5/2024), melalui manager Timnas Indonesia, Sumardji, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut memanggil dua pemain tambahan, yakni Nadeo Argawinata dari Borneo FC dan Malik Risaldi dari Madura United.
Bagi sebagian pencinta Timnas Indonesia, pemanggilan Malik Risaldi tentu menjadi sebuah hal yang cukup asing. Pasalnya, pemain berusia 27 tahun tersebut tak pernah masuk dalam daftar panggil coach Shin semenjak dirinya menukangi Timnas, dan baru kali ini saja dirinya mendapatkan panggilan.
Namun ternyata, menurut statistik yang ada di laman transfermarkt.com dan berbagai sumber, Malik Risaldi pada musim ini menciptakan berbagai catatan manis dan pencapaian. Ingin tahu, apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Ciptakan 13 Gol dan 4 Assist di Liga 1 Indonesia
Capaian pertama yang dicatatkan oleh pemain kelahiran Surabaya, Jawa Timur pada 23 Oktober 1996 ini adalah, dirinya sukses menciptakan 13 gol sepanjang musim ini. Bersama Madura United, pemain yang beroperasi di sayap kanan permainan timnya tersebut bermain sebanyak 33 kali di Liga 1 dan 3 kali di Liga 1 Championship Series, di mana dirinya sukses menyumbangkan 13 gol serta 4 assist.
2. Konsisten Tunjukkan Kerja Keras
Meskipun harus mengalami awal musim yang cukup bergelombang, namun konsistensi Malik Risaldi dalam bermain membuat dirinya menjadi andalan Laskar Sappeh Kerrab semenjak putaran kedua liga dimulai.
Dalam catatan transfermarkt.com, semenjak matchday ke-20, Malik Risaldi sukses menjadi salah satu pemain yang kerap tampil penuh di kubu Madura United.
3. Bawa Madura United ke Laga Final Championship Series
Capaian ketiga Malik Risaldi yang membuat coach Shin kepincut adalah, dirinya merupakan sosok penting di balik lolosnya Madura United ke final Championship Series musim ini. Pada laga semifinal melawan Borneo FC, Malik Risaldi tampil menawan di leg kedua.
Madura United yang tertinggal 1-2 dari Borneo FC pada pertandingan tersebut semenjak akhir babak pertama, berbalik unggul menjadi 3-2 berkat dua gol yang diciptakan oleh Malik Risaldi pada menit ke-58 dan 67. Dua gol yang tentunya akan selalu dikenang karena sukses membawa Madura United unggul aggregat 4-2 dan melenggang ke final.
Itulah 3 pencapaian Malik Risaldi di musim ini. Sepertinya, pantas saja ya jika pada akhirnya coach Shin kepincut dengan penampilan sang pemain !
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Berubah Status Jadi Laga FIFA A Match, Laga Lawan Tanzania Tak Melulu Datangkan Keuntungan
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Tanzania Dalam Laga Uji Coba: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
-
Timnas Indonesia U-16 Gelar Persiapan Akhir di Solo Jelang Piala AFF U-16 2024
-
Pelatih Tanzania Lebih Tahu Soal Shin Tae-yong Dibanding Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Justin Hubner Ungkap Ambisinya Jelang Laga Kontra Irak dan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les