Pemain Madura United, Malik Risaldi akhirnya merasakan menit bermain pertamanya bersama Timnas Indonesia. Melansir video unggahan Vidio.com, pada laga uji coba melawan Tanzania di Stadion Madya pada Minggu (2/6/2024), pemain berusia 27 tahun tersebut masuk pada menit ke-77 dan mencatatkan debutnya di pertandingan berstatus FIFA A Match tersebut.
Bermain kurang lebih 13 menit di masa normal, Malik Risaldi terlihat masih gugup saat berkolaborasi dengan rekan-rekannya. Selain itu, durasi bermain yang relatif singkat membuat pemain kelahiran Surabaya tersebut terlihat belum bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti saat memperkuat Laskar Sappeh Kerrab di Liga 1 Indonesia.
Namun demikian, dalam beberapa momen, Malik terlihat mampu tampil cukup bagus. Di akhir-akhir laga, dirinya bahkan bisa melakukan sprint melawan pemain Tanzania dan memberikan umpan yang cukup baik kepada rekan setimnya.
Di sisi lain, selain berbuahkan kebanggaan karena pada akhirnya mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia, sebuah pertanyaan menggelitik juga muncul terkait keberadaan seorang Malik Risaldi di Timnas Indonesia.
Setelah bergabung bersama Pasukan Merah Putih, kemudian mencatatkan debut di kesempatan perdananya mendapatkan panggilan Timnas, lantas apakah Malik bisa bertahan dan menjadi langganan di skuat asuhan Shin Tae-yong ini?
Pertanyaan tersebut tentu saja menjadi sebuah hal yang wajar, mengingat para pemain yang pernah mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia, kebanyakan dari mereka hanya numpang lewat, atau bahkan minim mendapatkan kesempatan untuk bermain.
Seperti contohnya, Wahyu Prasetyo. Meskipun pemain asal PSIS Semarang tersebut mendapatkan beberapa kali pemanggilan ke Timnas Indonesia, namun data di laman transfermarkt menuliskan bahwa sang pemain hanya sekali saja turun memperkuat Timnas Indonesia di pertandingan resmi.
Selain Wahyu Prast, juga masih ada nama-nama lain seperti Yance Sayuri, Doni Try, Dzaky Asraf, Daffa Fasya dan sederet penggawa lainnya, yang tercatat hanya numpang lewat saja di Timnas Indonesia meskipun mendapatkan kesempatan dipanggil oleh coach Shin Tae-yong.
Jadi, kita lihat bersama, apakah Malik Risaldi bisa eksis di Timnas Indonesia, memberi warna pada permainan Pasukan Garuda, atau hanya sekadar numpang lewat belakan seperti para pemain lainnya.
Selalu berjuang Malik Risaldi!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Pemain Irak Bisa Intip Timnas Indonesia vs Tanzania dari Hotel, Shin Tae-yong Tak Kehabisan Akal
-
Video Aksi Brutal Eks Pemain Timnas Indonesia Keroyok Wasit, Terancam 5 Tahun Penjara
-
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven, Segera Debut di Timnas Indonesia?
-
Witan Sulaeman Sempat Diminta Shin Tae-yong Tunda Haji, Toleransi Beragama sang Pelatih Disinggung
-
Reaksi Kocak Shin Tae-yong di Laga Indonesia vs Tanzania, Netizen: Ekspresi Lihat Banner Nathan
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui