Pemilik Gresini Racing, Nadia Padovani, menyatakan komitmennya untuk bisa mempertahankan Marc Marquez musim depan. Nadia mengatakan bahwa hadirnya Marc Marquez di Gresini memunculkan banyak dampak positif bagi tim.
Bukan hanya dari kemenangan yang mereka raih, Marc juga meningkatkan semangat kerja serta suasana positif dalam garasi Gresini.
Seperti yang kita tahu bahwa rekan setim Marc di Gresini adalah adik sekaligus manajernya sendiri, Alex Marquez. Hubungan keduanya di luar pekerjaan sangat dekat, inilah yang mungkin menjadi salah satu faktor pembentuk suasana positif dalam tim.
“Kami sangat senang dengan pertumbuhan yang dia alami bersama kami dan Ducati. Dia telah berintegrasi dengan sangat baik ke dalam tim, membawa pengalaman berharga dan profesionalisme,” ujar Nadia, dilansir dari laman Motorcycle Sports.
Gresini pernah berjaya di tahun 2022 bersama Enea Bastianini, saat itu Bestia meraih posisi runner up di klasemen akhir. Akan tetapi, kali ini yang mereka miliki adalah seorang pembalap dengan delapan gelar juara dunia.
Performa Marc dalam enam seri pertama ini sudah cukup meyakinkan Nadia, Gresini, bahkan seluruh orang yang menyaksikan MotoGP bahwa dia masih memiliki potensi yang bagus untuk masa depan.
Bagaimana tidak? Setelah menjalani satu dekade bersama Honda, Marc mampu beradaptasi dengan sangat cepat dengan tim dan motor barunya.
Sejauh ini, Marc juga tampak sangat bahagia berada di Gresini, selain menemukan kembali gairah balap yang sempat hilang, Marc juga menemukan keluarga baru yang solid.
Tidak heran jika Nadia Padovani bersedia melakukan segala cara untuk bisa mempertahankan Marc Marquez di musim depan.
“Untuk mempertahankan Marc, saya bersedia melakukan apa pun. Dia adalah aset luar biasa bagi tim kami, dan kami berkomitmen untuk mendukungnya dengan segala cara,” lanjut Nadia.
Akan tetapi, maukah Marquez bertahan di Gresini? Sesuai dengan perkataan Marc tempo hari bahwa dia mau di tim mana saja asal diberi motor baru.
Bertahan di Gresini mungkin saja terjadi jika Ducati mau memfasilitasi Marc dengan motor GP25, tetapi mempertahankan Marc di Gresini juga punya dampak lain bagi Ducati.
Mereka berpotensi kehilangan Pramac Racing sebagai tim satelit, sekaligus tidak memiliki tempat untuk Fermin Aldeguer. Kalau begitu, akankah Ducati menyetujui permintaan Nadia Padovani untuk menahan Marquez musim depan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
-
Gagal Naik Podium di Mugello, Marc Marquez Akui Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini Sangat Kuat
-
4 Momen Menarik di MotoGP Mugello 2024, Putaran Terakhir Paling Epik!
-
Hasil MotoGP Italia 2024: Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini Finis 1-2 di Balapan Kandang
-
Biasa Apes, Ini Alasan Pecco Bagnaia Menang di Sprint Race GP Mugello 2024
-
Pembalap MotoGP Buktikan Langsung Kalau Motor Listrik Tak Kuat Nanjak, Ini Videonya
Hobi
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
Terkini
-
Rela Ngutang demi Hajatan Mewah, tapi Anak Minta Kuliah Jawabnya "Gak Ada Biaya", Kok Bisa?
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
-
Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai